|
Ekonomi & Bisnis
Jelang Kenaikan Harga Permintaan BBM Melonjak
Selasa, 01 Maret 2005 | 12:16 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Menjelang pemerintah mengumumkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), Senin (28/2) malam, permintaan premium meningkat 39 persen, dan solar 23 persen dibandingkan hari biasa.
?Ini kenaikan sesaat karena pemerintah mau mengumumkan kenaikan harga BBM. Besok (hari ini) juga akan langsung drop,? kata Tjandra P, General Manager UPMS3 Plumpang kepada sejumlah menteri yang melakukan inspeksi mendadak, tadi malam.
Para menteri yang hadir di antaranya Menko Perekonomian Aburizal Bakrie, Menteri Energi dan SDM Purnomo Yusgiantoro, Meneg BUMN Sugiharto, Meneg Perencanaan dan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Sri Mulyani Indrawati. Juga hadir, Kepala Polri, Da'i Bachtiar dan Kapolda Metro Jaya Firman Gani.
Sugiharto menuturkan, tujuan inspeksi mendadak itu untuk memastikan keamanan pasokan stok BBM.
Menurut Tjandra, stok premium di Plumpang masih cukup untuk delapan hari. Sedangkan, minyak tanah cukup untuk enam hari. "Stok masih dianggap mencukupi," katanya.
Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina (Persero) Ary Soemarno, yang juga hadir, memastikan stok mencukupi. Apalagi, kata dia, Pertamina telah memberi toleransi untuk menambah pasokan 10 persen sebagai cadangan.
Dari pantuan Tempo kemarn, sejak pukul 16.00 WIB, hampir seluruh pom bensin yang tersebar di wilayah Jakarta diserbu kendaraan. Namun, menjelang pukul 22.00 WIB, kendaraan berangsur berkurang. Bahkan, tepat pukul 00.00 WIB, di beberapa pom bensin, seperti pom bensin Semanggi, hanya tiga mobil yang mengantri.
Muhamad Fasabeni
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Nelayan tradisional Muara Angke membeli solar di pompa bensin/ SPBU 34-0134, Jakarta, 22 Mei 2001. [TEMPO/ Awaluddin R.; 32D/346/2001; 20010621].](/hg/photostock/2005/01/26/s_32D34602_high_thumb.jpg) |
 |
|
|
| Protes Menolak Kenaikan BBM
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|