|
Nusa
Biaya Pilkada di Bandung Rp 10 Ribu Setiap Pemilih
Jum'at, 25 Pebruari 2005 | 07:52 WIB
TEMPO Interaktif, Bandung: Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah Langsung di Jawa Barat akan digelar
dengan biaya minim. Komisi Pemilihan Umum Jawa Barat mengajukan dana kepada Komisi
A DPRD Jawa Barat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, besarnya Rp 10 ribu untuk setiap
pemilih. "Biaya tersebut diusulkan berdasarkan pengalaman pemilihan presiden lalu," ujar
Ketua KPU Jawa Barat, Setia Permana dalam jumpa persnya di kantor KPU Jawa Barat, Bandung,
Kamis (24/2) siang.
Namun menurut Setia, besaran anggaran ini pun diperkirakan hanya cukup di kota dan
kabupaten tertentu saja. "Untuk kota Bandung, sepuluh ribu rupiah barangkali tidak menjadi
masalah. Namun untuk kota kabupaten yang luas georgrafi dan jangkauan transportasinya terbatas, sepuluh ribu barangkali
tidak memadai," katanya.
Minimnya dana pelaksanaan pilkada ini diakui Sekretaris Komisi A DPRD Jawa Barat Syaiful
Huda. Menurutnya, di dalam APBD Jawa Barat tahun 2005 yang
baru saja disahkan beberapa minggu lalu, Pemerintah Provinsi Jawa
Barat hanya bisa memberikan bantuan tidak lebih dari
Rp 2,5 miliar. "Alokasinya tidak memungkinkan lebih
dari itu," katanya saat dihubungi Tempo Kamis (24/2) sore.
Padahal, menurut Setia, di tahun 2005 ini, ada lima
wilayah yang siap melaksanakan pilkada. Kelima wilayah
itu adalah Kota Depok, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten
Bandung, Kabupaten Indramayu, dan Kabupaten Karawang.
"Pilkada di Kota Depok tanggal 26 Juni, sedangkan di
Kabupaten Sukabumi tanggal 27 Juni," ujarnya.
Baik Setia maupun Huda menilai minimnya dana ini
jangan menjadi alasan untuk memundurkan jadwal
Pilkada. "KPU Kabupaten dan Kota harus mampu
melaksanakan pilkada langsung sesuai agenda," katanya.
Rana Akbari/Sukma Kartini-Tempo
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|