Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Indeks Industri Kehutanan Terus Mengalami Penurunan
Rabu, 16 Pebruari 2005 | 15:44 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Produksi dari industri kehutanan disinyalir memiliki kecenderungan indeks yang terus menurun. Di luar kurun waktu 1999-2003, angka indeks industri kehutanan selalu di bawah 100.

Anggota DPR dari Fraksi Amanat Nasional Dradjad Wibowo mengatakan, untuk industri pengolahan kayu, bambu, dan rotan bahkan pertumbuhan tahunannya minus 0,6 persen per tahun.

Penurunannya itu karena kesulitan bahan baku dan biaya yang tinggi setelah otonomi daerah.

"Selain itu mesin-mesin yang tidak efisien juga menjadi sebab menurunnya produksi kehutanan," ujarnya di sela-sela seminar Revitalisasi Industri Kehutanan, di Jakarta Rabu (16/2).

Menurut dia, tren penurunan itu tidak hanya terjadi pada industri pengelolaan kayu saja, tapi juga pada industri furnitur, pulp dan kertas.

Khusus untuk industri pulp dan kertas, hal ini dikarenakan adanya koreksi pada industri tersebut.

"Sebelumnya ada overoptimism untuk investasi di sektor ini," katanya. Akibatnya, terjadi kredit macet di industri kertas dan produk kertas. Sutarto

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Pekerja sedang mendorong kayu gelondongan hasil tebangan di hutan Pontianak, Kalimantan Barat [TEMPO/ Djunaini KS; R2A/108/2001; 20010330]. Pekerja sedang mendorong kayu gelondongan hasil tebangan di hutan Pontianak, Kalimantan Barat [TEMPO/ Djunaini KS; R2A/108/2001; 20010330].
<br>
Dimuat majalah TEMPO 20010701-116, 20011223-055
Kayu Hasil Tebangan
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Industri Kehutanan Butuhkan Lembaga Pembiayaan
70.000 Hektare Hutan di Riau Terbakar Sejak 1997
WWF: Perlu Impor Kayu untuk Rehabilitasi Aceh
Akibat Kabut Asap, Murid Sekolah di Duri, Riau Diliburkan
Jawa Tengah Kekurangan Pasokan Kayu 4,3 Juta Meterkubik Per Tahun
Polisi NTB Tangkap Dua Kapal Pembawa Kayu Ilegal.
Alasan Adnan Buyung Bela Adiwarsita : Melawan Bob Hasan
ICW dan Greenomics Kritik Proyek Rehabilitasi Hutan
Korupsi, Kepala Dinas Kehutanan Dihukum 6 tahun Penjara
Larangan Ekspor Kayu Gergajian Tak Pengaruhi Perolehan Devisa
> selengkapnya...


Referensi

Hak-hak Masyarakat Adat dan Masalah serta Kelestarian Lingkungan Hidup di Indonesia
PP RI No.30 Thn.2003 Tentang Perusahaan Umum Kehutanan Negara (Perum Perhutani)
UU RI No.27 Thn.2003 Tentang Panas Bumi
Keppres RI No. 80 Tahun 1999 Tentang Pedoman Umum Perencanaan dan Pengelolaan Kawasan Pengembangan Lahan Gambut di Kalteng
> selengkapnya...

Website

Illegal Logging Response Center
Departemen Kehutanan
Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI)
Berita Bumi
Situs Forest Watch Indonesia
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Manchester City Kembali Boyong Shaun Wright-Phillips
Kenyon: Sheva Pantas Kami Beli
Wajib Pajak dan Objek Pajak Diperluas
Sampel DNA Dua "Asrori" Akan dicocokkan
Jusuf Kalla Belum Jawab Lamaran Demokrat

<< February,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data