Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi

Sugiharto Bantah Perundingan Indonesia-Cemex Gagal
Rabu, 16 Pebruari 2005 | 13:27 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Sugiharto membantah, perundingan antara pemerintah dan Cemex Asia Holdings, pemilik 25 persen saham PT Semen Gresik Tbk., di luar jalur pengadilan gagal.

“Sampai tadi malam belum ada pernyataan bahwa pemerintah gagal (berunding),” kata Sugiharto di Jakarta hari ini.

Menteri menegaskan, pemerintah masih terus melakukan upaya penyelesaian di luar jalur pengadilan (out of court settlement).

“Ini sudah dibahas dan diputuskan juga oleh tim kebijakan privatisasi yang dipimpin Menteri Koordinator Perekonomian Aburizal Bakrie,” katanya.

Bila proses penyelesaian di luar pengadilan itu gagal, Sugiharto menambankan, pemerintah Indonesia baru akan maju ke proses arbitrase.

Sementara itu, proses sidang arbitrase antara pemerintah dan Cemex kemungkinan tetap akan berlanjut, bila sampai 28 Februari tidak ada titik temu dalam penyelesaian di luar pengadilan. Persidangan proses arbitrase ini sempat dibekukan sementara dari jadwal semula 11 Januari 2005, karena kedua belah pihak yang bersengketa sepakat untuk melakukan perundingan di luar pengadilan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Deputi Menteri Negara BUMN bidang Industri Strategis Roes Ariawijaya mengungkapkan, perundingan pemerintah dengan Cemex masih menemui jalan buntu.

“Sampai sekarang masih deadlock,” kata Roes, yang juga ketua tim penyelesaian sengketa, seusai rapat kerja dengan Komisi Perindustrian DPR, Selasa (15/2). Namun, dia menolak menyebutkan penyebab kebuntuan negosiasi itu.

Karena itu, jika hingga 28 Februari tidak juga tercapai titik temu, ada kemungkinan penyelesaian sengketa di pengadilan arbitrase internasional (ISCID) kembali terbuka.

Meskipun demikian, Roes optimistis, perundingan itu akan dilanjutkan kembali setelah ada opsi-opsi yang disepakati bersama.

Kasus sengketa Semen Gresik berawal dari perbedaan persepsi antara pemerintah dan Cemex soal kelanjutan jual-beli saham di pabrik semen pelat merah itu. Akibat ketidakpuasan tersebut, raksasa semen asal Meksiko itu akhirnya membawa persoalan ini ke badan arbitrase internasional. Namun, berkat langkah persuasif yang dilakukan pemerintah, Cemex akhirnya bersedia menunda proses gugatan di arbitrase dan mencari upaya penyelesaian di luar jalur pengadilan.

Evy Flamboyan/Rr Ariyani - Tempo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Konferensi pers PT Semen Gresik menjelaskan tentang spin off/ pemisahan diri perusahaan PT Semen Padang dan PT Semen Tonasa dari PT Semen Gresik, Jakarta, 2001 [TEMPO/ Bodi CH; K1A/215/2001; 20010510]. Direktur Utama (Dirut) PT Semen Gresik, Satriyo (kiri) dan kuasa hukumnya Todung Mulya Lubis (tengah) dalam jumpa pers usai RUPSLB PT Semen Padang di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Senin, 12/05/2003. Meski diwarnai aksi walk out dari komisaris dan direksi lama PT Semen Padang, menurut Satriyo, RUPSLB sah demi hukum karena menggunakan keputusan kasasi MA yang membolehkan Semen Gresik sebagai pemegang saham utama atau 99,99 persen saham Semen Padang untuk melakukan RUPSLB.  RUPSLB memutuskan Direktur Utama Dwi Sutjipto menggantikan Ikhdar Nizar, Komisaris Utama Ismed Yuzairi yang merupakan Mantan Pangdam Bukit Barisan menggantikan Saafroedin Bahar. 
[TEMPO/ Taufik Subarkah; Digital Image; 20030512].
Konferensi Pers PT Semen Gresik
Satriyo dan Todung Mulya Lubis

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Industri Semen Akan Diberi Insentif
Ekspor Semen Akan Dibatasi
Empat Investor Siap Bangun Pabrik Semen Baru
Dirjen: Produksi Rokok 2005 Meningkat
Andung: Industri Semen Butuh Investasi Baru
Buruh Krayon Menang Lawan Bank China Trust
Renegosiasi BAC Harus Segera Dilakukan
Direksi Semen Gresik Tidak Campur Tangan Pengalihan Saham ke Cemex
Semen Gresik Akan Bangun Pabrik Baru
DPR Minta Perjanjian Jual Beli Cemex Dibuka ke Publik
> selengkapnya...


Website

Departemen Perdagangan
Departemen Perindustrian
CEMEX Asia Holdings
PT Semen Gresik Tbk.


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Hamka Yandhu dan Anthony Diancam 20 Tahun Penjara
Pemerintah Diminta Segera Antisipasi Kenaikan Harga
Perbandingan kampanye Obama – McCain Soal Pajak
Desain Terminal Bandara Depati Amir Selesai Oktober
Keliling Dunia KPU Dinilai Tak Efektif

<< February,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data