Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi & Bisnis

Swasta Diminta Ikut Kelola Bisnis Kereta Api
Selasa, 15 Pebruari 2005 | 04:17 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Departemen Perhubungan meminta investor swasta ikut mengembangkan dan mengelola bisnis jasa transportasi darat khususnya kereta api.

Menurut Menteri Perhubungan Hatta Radjasa, langkah ini ditempuh karena PT Kereta Api Indonesia yang selama ini mengelola jasa transportasi tersebut belum mampu memberikan hasil yang signifikan. Bahkan kenaikan tarif yang ditetapkan pemerintah belum diimbangi dengan peningkatan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.

"Saya inginkan kereta api bisa menjadi mass transport (transportasi massa) baik dari segi jumlah pendapatan maupun pelayanan," ujar Hatta kepada wartawan akhir pekan lalu.

Dia menjelaskan, pengelola kereta api harus lebih menitikberatkan pada pelayanan publik kendati tanpa harus meninggalkan aspek komersial. Sehingga pihak pengelola tidak menjadikan kereta api sebagai industri bisnis semata.

Menurut Hatta, buruknya bisnis perkerataapian di Indonesia disebabkan oleh masih buruknya pembangunan infrastruktur. "Jadi yang paling krusial adalah bagaimana membangun railway (jalur kereta api). "

Guna mengatasi persoalan tersebut, kata Hatta, akan sangat baik jika pihak swasta diikutsertakan. Dengan kebijakan itu, sekaligus dapat melepaskan status monopoli yang selama ini dimiliki PT Kereta Api Indonesia. "Langkah awal adalah dengan mengubah UU Perkeretaapian. Saya mengharapkan itu ada," kata Hatta.

Hatta melanjutkan, peran swasta dapat dimulai dengan pembangunan pada jalur-jalur pendek. Misalnya dalam pembangunan jalur pendek dari kawasan industri ke Pelabuhan Tanjung Priok, atau jalur dari Kota menuju ke bandara. "Itu kan bisa swasta yang membangun," ujar Hatta.

Selain jalur-jalur pendek, swasta diharapkan juga dapat turut serta dalam membangun jalur-jalur di daerah-daerah yang merupakan sumber logistik, seperti pengangkutan batu bara yang ada di Sumatera Selatan. "Jadi saya (akan) dorong ke sana," ujar Hatta.

Suryani Ika Sari


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< February,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data