|
Belanja Teknologi Perbankan Capai US$ 250 Juta
Kamis, 03 Pebruari 2005 | 19:14 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Direktur Utama PT Bank Lippo Tbk. Jos Luhukay memprediksikan, seluruh bank di Indonesia akan membelanjakan dana sekitar US$ 250 juta untuk piranti teknologi perbankan di masa mendatang.
"Paling banyak dikeluarkan 10-12 bank-bank besar," kata Jos di Jakarta kemarin.
Menurut Jos, belanja untuk teknologi dilakukan perbankan nasional sebelumnya pernah dilakukan pada 1998-1999.
"Setelah terkena krisis bank-bank puasa membelanjakan dana untuk teknologi."
Hal senada diungkapkan Ketua Persatuan Bank-Bank Nasional (Perbanas) Agus Martowardojo. Oleh karena itu, ia menyarankan, konsolidasi yang dilakukan pemerintah Indonesia setelah krisis, selayaknya ditindaklanjuti dengan pembenahan sistem perbankan yang terus menerus.
"Teknologi perbankan perlu diperhatikan," ujarnya.
Teknologi perbankan, menurut Agus, akan berperan dalam mendukung operasionalisasi perbankan menjadi lebih baik, termasuk untuk menjadi bank kelas dunia.
Lebih lanjut, Agus menyatakan, teknologi perbankan juga dapat diperuntukkan untuk mengatasi masalah infrastruktur di perbankan berupa sistem pembayaran, yakni real time gross settlement (RTGS), biro kredit, dan sistem anti pencucian uang. RR. Ariyani
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Telepon genggam/ handphone Samsung SGH-A200 Blue I, Jakarta, 15 April 2001. [TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20010422].](/hg/photostock/2005/01/27/s_Bc041548_high_thumb.jpg) |
![Seorang SPG dan laptop/ teknologi GPRS yang diterapkan Ericsson pada pameran IITELMIT 2001 di JCC, Jakarta, 29 Mei 2001 [Koran TEMPO/ Arie Basuki; K1A/451/2001; 20010623].](/hg/photostock/2005/01/17/s_K1A45101_high_thumb.jpg) |
| Handphone Samsung SGH-A200 Blue I
|
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|