Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi dan Bisnis

Martiono Hadianto Komisaris Utama Pertamina
Selasa, 01 Pebruari 2005 | 12:36 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Mantan Direktur Utama Pertamina, Martiono Hadianto, dipilih menggantikan Laksama Sukardi, Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN), sebagai Komisaris Utama Pertamina. Pergantian diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Senin (31/1) malam.

"Tadi malam saya sudah tandatangani," ujar Menteri BUMN Sugiharto Selasa (1/2), di Jakarta. Pergantian itu, kata dia, menjadi kebutuhan bagi percepatan restrukturisasi perusahaan negara. "Karenanya, saya memandang perlu untuk melakukan penyegaran terhadap susunan Dewan Komisaris," tambahnya.

Pergantian lainnya adalah mantan Ketua Badan Penyehatan Perbangkan Nasional, Syafruddin Temenggung, oleh Muhammad Abduh, dan Umar Said menggantikan Anshari Ritonga. "Sedangkan anggota komisaris lain untuk sementara ini tetap," ujar Sugiarhato. Komisaris lain itu adalah Roes Aryawijaya dan Iin Arifin Takhyan.

Penyegaran itu diharapkan dapat memberikan peran pengawasan yang lebih baik. "Saya harap kita dapat melihat Pertamina dengan paradigma baru. Bisa bangkit sebagai world class integrated oil and gas company," ujar Sugiharto.

Adapun untuk jajaran direksi, belum ada pergantian. Menurut Menteri, pergantian direksi adalah fungsi penilaian kinerja selama ini, khususnya tahun 2004 yang lalu. "Kami akan lihat apakah program restrukturisasi ke depan memerlukan profil direksi yang lebih baik dari sekarang (atau tidak)," ujarnya.

Tito Sianipar

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Penutupan injeksi TEL ( Tetra Ethyline Lead) atau injeksi timbal kilang minyak Sarana Injeksi Tbk, di kilang pemurnian minyak Pertamina Unit Pengolahan (UP) VI Balongan, Indramayu, Jawa Barat , 15 Juni 2001 [Koran TEMPO/ Mustafa Ismail; K2A/108/2001; 2001 Kilang minyak Sarana Injeksi Tbk, di kilang pemurnian minyak Pertamina unit pengolahan (UP) VI Balongan, Indramayu, Jawa Barat , 15 Juni 2001 [Koran TEMPO/ Mustafa Ismail; K2A/108/2001; 20010606].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pemerintah Akan Segera Ganti Komisaris Pertamina yang Tidak Aktif
Pertamina Akan Tertibkan Agen Elpiji di Tangerang
Komisaris Pertamina Setujui Rencana Kerja Anggaran Perusahaan
Pertamina: Pasokan BBM untuk Aceh Cukup
Pertamina dan Pembeli Sepakat Pengurangan Pengiriman Kargo LNG
Korupsi Tukar Guling Tanah Perhutani Diselidiki Kejaksaan Purwakarta
Bob Hasan Minta Penundaan Pemeriksaan Kasus Pertamina
Pertamina Akan Hentikan Minyak Tanah Gratis di Aceh
Pertamina Tak Akan Turunkan Kembali Harga Elpiji dan Pertamax
Pertamina Naikan Harga Elpiji
> selengkapnya...


Referensi

Kasus Korupsi Prioritas Kerja 100 Hari Polri
UU RI No. 22 Tahun 2001 Tentang Migas

Website

PT Pertamina


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Yenny Wahid Bantah Klaim Yusril Didukung Gus Dur
Olimpiade Paralimpik Dibuka dengan Meriah
Christopher Terhenti di Final AS Terbuka
Marcos Senna, Terbaik La Liga Musim 2007/08
Mencontreng atau Mencoblos Ditentukan September Ini

<< February,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data