Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi dan Bisnis

Industri Kimia dan Farmasi Peringkat Pertama Investasi 2004
Kamis, 13 Januari 2005 | 00:02 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Industri kimia dan farmasi menempati peringkat pertama bagi penanaman modal dalam negeri (PMDN) dan penanaman modal asing (PMA) sepanjang 2004.

Laporan akhir tahun Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyebutkan, investasi yang ditanamkan di sektor industri kimia dan farmasi mencapai Rp 4,3 miliar atau 28,2 persen dari total investasi PMDN yang masuk. Sedangkan investasi asing yang masuk ke Indonesia untuk industri ini mencapai US$ 632,1 juta atau 13,8 persen dari total investasi PMA.

Peringkat kedua ditempati industri makanan, baik untuk investasi PMDN maupun PMA. Untuk investasi dalam negeri, nilainya mencapai Rp 3,7 miliar atau 24,1 persen dari total investasi PMDN. Sedangkan untuk investasi asing mencapai US$ 609,1 juta atau 13,3 persen dari total investasi PMA.

Sementara itu, total investasi PMDN mencapai Rp 15,2 miliar. Jumlah ini berasal dari 18 jenis usaha yang mencakup sektor perindustrian, perdagangan, dan jasa dengan 126 proyek izin usaha tetap. Sedangkan untuk PMA, total investasi yang masuk sebanyak US$ 4,6 miliar dari 24 jenis usaha yang mencakup 524 proyek izin investasi tetap.

Muchamad Nafi - Tempo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Seorang karyawan sedang memasang komponen lemari es / kulkas  di Sharp Yasonta, Jakarta tahun 2000 [TEMPO/ Robin Ong; 30d/209/2000; 2000/07/01]. TV Sharp sedang ditest oleh karyawan di divisi perakitan Sharp; Jakarta tanggal 9 Juni 2000 [TEMPO/ Robin Ong; 30d/116/2000; 2000/06/22].

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Investor Cina Minta Indonesia Deregulasi Birokrasi
Pemerintah Akan Ubah Total Undang-Undang Investasi
10 Perusahaan Besar Asal Cina Siap Investasi di Sektor Energi
UNIDO Kembangkan Agroindustri di Sulawesi
Dana Terbatas, Manteri Perindustrian Tawarkan Pengelolaan Infrastruktur Ekonomi
Kadin: Indonesia Butuh Investasi Rp. 1.300 Triliun
Pemerintah akan Beri Insentif Pajak
Perpajakan Masih Hambat Perkembangan Kawasan Industri
HKI Usulkan Pembentukan Komisi Kawasan Industri
Kebutuhan Investasi Bidang Kelistrikan US$ 30 Miliar
> selengkapnya...


Referensi

PP RI No. 3 Tahun 2004 Tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara RI Ke Dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan ( Persero ) PT. Rajawali Nusantara Indonesia
Kepres RI No. 87 Thn.2003 Tentang Tim Nasional Peningkatan Ekspor Dan Peningkatan Investasi
UU RI No. 25 Tahun 2000 Tentang Program Pembangunan Nasional ( Propenas ) Tahun 2000-2004
> selengkapnya...

Website

Departemen Keuangan
Bursa Efek Surabaya


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data