Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi dan Bisnis

Menhub: Pengujian Kendaraan Akan Diperketat
Senin, 10 Januari 2005 | 20:38 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Perhubungan Hatta Rajasa memerintahkan Direktur Jenderal Perhubungan Darat untuk mengubah sistem pengujian kendaraan sebagai upaya menurunkan tingkat kecelakaan.

"Saya minta sistem ini jangan hanya menjadi stempel yang mengatakan kendaraan laik jalan padahal tidak melewati pemeriksaan yang tepat," katanya pada Lokakarya Sistranas di Jakarta, Senin (10/1).

Perubahan sistem pengujian kendaraan ini adalah salah satu upaya untuk mengurangi tingkat kecelakaan yang terjadi di jalan raya. Tahun lalu, jumlah kecelakaan mencapai 26 ribu per tahun. Upaya penurunan tingkat kecelakaan ini harus melibatkan seluruh unsur, tidak hanya dari Departemen Perhubungan saja.

Saat ini PP Pengujian kendaraan sedang diajukan, "Termasuk juga untuk kendaraan pribadi," kata Iskandar Abu Bakar, Direktur Jenderal Perhubungan Darat.

Kendaraan yang telah dinyatakan laik jalan pun harus diperiksa secara rutin. Bila pengujian itu tidak benar dan kendaraan tersebut tidak laik jalan maka izinnya bisa dicabut.

Untuk menghindari kecelakaan, lanjut Hatta, perlu dilihat dari berbagai unsur seperti desain jalan raya, disiplin berlalu lintas, kelaikan moda transportasi, aturan-aturan dan rambu-rambu jalan dan lain sebagainya. "Kami juga akan mengadaptasi rekomendasi yang ada dari pertemuan Menteri Perhubungan dan Transportasi tingkat ASEAN November lalu," tambahnya.

Salah satu penyebab kecelakaan di jalan raya juga berasal dari pintu perlintasan kereta api. Karena itu Departemen Perhubungan mentargetkan tahun ini akan menutup pintu perlintasan kereta api yang ilegal dan tidak layak dan juga akan membangun pintu perlintasan yang baru. Hatta tidak menjelaskan jumlah pintu yang akan dibangun tersebut. "Jumlahnya ratusan,” katanya.

Untuk provinsi DKI Jakarta sendiri, kata Hatta, pintu perlintasan kereta api otomatis sudah harus menggunakan sistem yang lebih modern. "Gubernur DKI sudah janji kepada saya sanggup untuk membangun itu," katanya. (nofi triana firman)

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Menteri Perhubungan, Agum Gumelar tertunduk sambil memegang kepalanya dalam acara dengar pendapat dengan komisi V  di Gedung DPR, 23 Januari 2002 [ TEMPO /Bagus Indahono; K8A/133/2002; 20020629 ] Mobil yang tercebur di sungai Kali Malang, Jakarta, 20 Maret 2002. [ TEMPO/ Lourentius EP; K7A/399/2002; 20020603 ].
Agum Gumelar tertunduk
Mobil Tercebur
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Perbaikan Infrastruktur Perhubungan di Aceh Butuh Rp 780 Miliar
Dephub Sudah Berangkatkan 12 Kapal ke Aceh
KA Argo Lawu Anjlok di Banyumas
Pawang Ular Koma Digigit Kobra Piaraan
Pemerintah Himbau Perusahaan Penerbangan ke Aceh Tak Naikkan Tarif
Dephub Stop Izin Penerbangan Untuk Ciptakan Bisnis Yang Sehat
Tim SAR Temukan Satu Korban Mahasiswi Sahid
Tiga Mahasiswa Yang Hanyut Ditemukan Tewas
Korban Tewas Peristiwa di UIN Dikebumikan
Pemerintah Akan Turunkan Tarif Telepon Pedesaan 50 Persen
> selengkapnya...


Referensi

PP RI No. 8 Tahun 2004 Tentang Perubahan Atas PP No. 1 Tahun 1998 Tentang Pemeriksaan Kecelakaan Kapal
PP RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Keamanan dan Keselamatan Penerbangan
Kepres RI No. 59 Thn.2003 Tentang Tunjangan Jabatan Bagi Pejabat Negara Di Lingkungan Lembaga Tertinggi / tinggi Negara

Website

Kepolisian Negara Republik Indonesia
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional
Badan Meteorologi dan Geofisika
Departemen Perhubungan dan Telekomunikasi
Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta (Perum PPD)
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [2]


Berita Terakhir

DPR Panggil 5 Kontraktor Minyak Bahas Lifting
Partai Kebangkitan Bangsa di Jambi Bersatu
Dijual, Mercedes Bekas Diana!
Kaum Muda Australia Tak Khawatir dengan Indonesia
Massa Pendukung Syahrial-Helmy Datangi KPUD Sumsel

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data