Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi dan Bisnis

Sejumlah Bank di Aceh Mulai Beroperasi Kembali
Selasa, 04 Januari 2005 | 23:14 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Sejumlah bank di Aceh hari ini mulai beroperasi kembali. Pengoperasian itu berlangsung dengan aman dan lancar. Beberapa bank bahkan sudah mengoperasikan layanan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) secara normal.

Direktur Bank Mandiri Nimrod Sitorus mengatakan, kantor cabang di Banda Aceh telah melayani sekitar 90 nasabah sejak Senin (3/1).

Nilai transaksi yang sudah berjalan mencapai Rp 4 miliar, termasuk pembayaran gaji pegawai negeri. Bank Mandiri juga mengirim tenaga kasir dari Jakarta sebanyak lima orang.

Bank Mandiri di Banda Aceh tidak membatasi nilai transaksi tunai. Namun, untuk permintaan kredit dan transaksi surat berharga (giral) masih dibatasi.

Ketika ditanya soal kerugian akibat bencana gempa bumi dan gelombang tsunami, menurut Nimrod, nilai kerugian Bank Mandiri relatif kecil. Semula diperkirakan kerugian itu mencapai Rp 18,4 miliar. “Setelah saya ke sana, diperkirakan kerugiannya tak akan lebih dari Rp 18 miliar,” katanya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Bank Bukopin Sofyan Basir mengaku, belum bisa menaksir tingkat kerugian. “Kami butuh waktu sekitar sebulan untuk mengidentifikasi kerusakan,” katanya.

Bank Bukopin memberikan kemudahan bagi nasabah dan debitor yang terkena musibah. Perlakuan khusus itu sudah menjadi paket nasional. Namun, Sofyan meminta, ada kebijakan dari Bank Indonesia sehingga perbankan di Aceh seragam dalam menangani nasabahnya.

Bank Bukopin juga akan mempertimbangkan untuk menghapus tagih kredit. Hanya saja, Sofyan mengaku belum mengetahui jumlah kredit di provinsi Aceh serta nilai yang mungkin akan dihapus tagih. “Kebanyakan kredit Bank Bukopin di Aceh dialokasikan ke sektor usaha, kecil dan menengah,” katanya.

Yandi MR - Tempo



INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Bank-bank di Aceh Beroperasi Penuh Pekan Depan
Singapura Fokus Bantu Meulaboh
Dana Rp 632 Juta Tak Disalurkan Karena Tak Ada Petunjuk Teknis
Rusia Kirim Bantuan dengan Pesawat Jenis IL-76
Masih Ada Lumpur di Lambung Maharani
Penggantian Bupati di Aceh yang Hilang Tinggal Tunggu Waktu
Akibat Bencana Tsunami Pengangguran Akan Meningkat
Sudah 20 Negara Pastikan Hadir dalam KTT Asean
Pedagang Kambing Optimistis, Idul Qurban Tetap Ramai
Anak Aceh Korban Tsunami di RSAB Harapan Kita Jakarta, Satu Mati
> selengkapnya...


Referensi

Tak Ada Alat, Gajah Pun Jadi
Anak Saya Teriak Abi ? Abi, Air Sudah Datang
Mobil Tenggelam, Saya Keluar dari Kaca Tengah
> selengkapnya...

Website

Blog Khusus Tsunami Aceh
Palang Merah Indonesia
Kementerian Riset dan Teknologi
Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data