|
Ekonomi
Bulog Operasi Pasar di Blang Pidie, Aceh
Senin, 03 Januari 2005 | 19:54 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Perusahaan Umum Bulog melakukan operasi pasar beras di Blang Pidie, Nanggroe Aceh Darussalam. Dalam operasai pasar ini Bulog akan menjual beras seharga sebesar Rp 2.850 per kilogram.
Bulog akan terus melakukan operasi pasar ini sampai harga beras di pasaran kembali normal, yakni sekitar Rp 2.800 per kilogram.
Blang Pidie merupakan salah satu daerah yang terisolasi pasca terjadinya bencana gempa dan gelombang pasang tsunami di Aceh dan Sumatera Utara, sehingga membuat harga barang-barang kebutuhan pokok seperti beras di daerah ini melonjak.
Menurut Direktur Operasional Bulog Bambang P. Prasetyo, harga beras di Blang Pidie mengalami kenaikan. Saat ini masrayakat di Blang Pidie terpaksa harus mengeluarkan uang sebesar Rp 4.500 untuk membeli satu kilogram beras. Harga beras sebelumnya di daerah ini antara Rp 2.500-3.000 per kilogram.
“Karena lonjakan harga beras ini, kami melakukan operasi pasar,” kata Bambang di Jakarta hari ini.
Bulog berharap dengan kegiatan ini masyarakat akan terbantu mendapatkan beras seperti harga normal. “Dari gudang Bulog kami memberi harga Rp 2.850 per kilogram, sehingga harga beras di pasar tidak melampaui Rp 3.000 per kilogramnya,” kata Bambang.
Menurut dia, lonjakan harga ini karena beberapa factor, antara lain langkanya ketersediaan beras. Selain itu, ada faktor psikologis dengan ketiadaan beras telah mendorong permintaan yang besar, sehingga terjadi semacam rush permintaan beras.
Bambang menambahkan, operasi ini juga dilakukan terhadap daerah-daerah yang tidak terkena musibah tetapi mengalami dampak logistik dari kejadian tersebut. Sedangkan untuk daerah-daerah yang terkena bencana dan saat ini kondisinya parah, Bulog akan memberikan bantuan beras gratis.
“Buat yang benar-benar tidak mampu akan kami berikan beras gratis. Tapi untuk daerah seperti Blang Pidie, kami melakukan operasi pasar murni,“ katanya.
Muchamad Nafi - Tempo
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|