|
Ekonomi
Indonesia Belum Dapat Pernyataan Resmi Soal Penghapusan Utang
Senin, 03 Januari 2005 | 18:19 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Juru Bicara Departemen Luar Negeri Yuri Thamrin mengatakan, pemerintah Indonesia sampai saat ini belum menerima pernyatan resmi dari negara-negara yang hendak menghapuskan utang luar negeri Indonesia.
“Indonesia akan sangat menerima baik, bila ada negara yang benar-benar menawarkan hal tersebut,” kata Yuri ketika ditemui Tempo di kantornya hari ini.
Menurut Yuri, dirinya mengetahui ada beberapa negara yang bersedia menata ulang jadwal pembayaran utang pemerintah Indonesia atau bahkan penghapusan utang tersebut dari media massa.
“Alasan negara-negara itu karena Indonesia saat ini baru mengalami musibah yang menewaskan puluhan ribu jiwa di provinsi Aceh Nanggroe Darussalam dan Sumatera Utara. Indonesia dibandingkan negara-negara lainnnya di Asia dan Afrika, memang yang paling parah,” ujarnya.
Dengan alasan tersebut, menurut dia, adalah hal yang wajar apabila negara atau lembaga donatur berinisiatif seperti itu. Indonesia sendiri merupakan negara yang selalu membayar utang dengan tertib.
Yuri membantah pernyataan Ketua MPR Hidayat Nur Wahid yang menganggap pemerintah Indonesia tidak proaktif menanggapi keinginan negara atau lembaga donatur tersebut.
Yuri kembali menegaskan bahwa pernyataan tersebut belum resmi dan sampai sekarang belum ada kesepakatan lebih lanjut.
Evy Flamboyan - Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|