Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi

Penanggulangan Kemiskinan Tidak Capai Target
Kamis, 23 Desember 2004 | 18:01 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Upaya penanggulan kemiskinan di Indonesia tidak mencapai target seperti yang diharapkan. Sampai saat ini masih terdapat 38 juta penduduk yang berada di bawah garis kemiskinan.

Menurut Koordinator Penanggulangan Kemiskinan 2004 Bambang Ismawan, dalam Program Pembangunan Nasional, pemerintah mentargetkan angka kemiskinan turun hingga 14 persen tahun ini, tapi baru tercapai 17 persen.

Meskipun demikian, Bambang mengatakan, tidak tercapainya target angka 14 persen itu bukan berarti tugas pemerintah dalam penanggulangan kemiskinan telah gagal karena penanggulangan kemiskinan hanya akan efektif jika dilaksanakan secara bersama-sama antara pemerintah, perbankan, swasta, dan lembaga swadaya masyarakat.

Menurut dia, kemiskinan bisa disebabkan dari dalam (kelemahan masyarakat sendiri) maupun faktor dari luar.

“Biasanya keduanya saling terkait. Sebuah penelitian mengatakan makin lama orang bergumul dalam kemiskinan, makin sulit orang itu keluar dari kemiskinan,” kata Bambang pada Temu Nasional Komite Penanggulangan Kemiskinan. Acara ini berlangsung 20-23 Desember 2004 di Jakarta.

Sementara itu, jumlah pengangguran masih sekitar 40 juta orang, 10 juta orang diantaranya merupakan penganggur terbuka. Jumlah angkatan kerja baru sejak 2002 meningkat 2 juta orang per tahun. Sedangkan daya serap lapangan kerja sektor formal hanya 0,8 juta orang. “Artinya 1,2 juta tenaga kerja merupakan penganggur,” kata Bambang.

Agus Supriyanto - Tempo


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Masih 38 Juta Orang Hidup di Bawah Garis Kemiskinan
Penduduk Miski di Indonesia Berkisar 47 Persen
Mensos Himbau TV Tak Tayangkan Acara Bersifat Konsumtif
Dana Pembangunan Daerah Tertinggal dari BUMN Rp 1 Triliun
Menteri Syaifullah Optimis Dapat Mengurangi Kemiskinan
Menkes Berjanji Tingkatan Akses Kesehatan Rakyat Miskin
Pemerintah Bantu Masyarakat Miskin Kelurahan Rp 3,5 Triliun
Menteri Syaefullah Cuma Teruskan Program Lalu
Komisi Penanggulangan Kemiskinan Fokuskan Pada Lima Program
Surat Utang Pemerintah Untuk Tanggulangi Kemiskinan
> selengkapnya...


Referensi

Keppres RI No. 152 Tahun 1999 Tentang Badan Kesejahteraan Sosial Nasional
Keppres RI No. 144 Tahun 1999 Tentang Dewan Ekonomi Nasional
Kepres RI No.20 Thn. 2002 Tentang Pembentukan Tim Sistem Jaminan Sosial Nasional

Website

Departemen Keuangan
Departemen Sosial


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< December,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data