Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi

“Presiden Harus Buktikan Janji Bisa Tangani Utang”
Selasa, 21 Desember 2004 | 19:37 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Presiden Susilo Bambang Yudhoyono harus bisa membuktikan janjinya untuk menangani persoalan utang dengan meningkatkan negosiasi ke negara kreditor.

Menurut Sekretaris Eksekutif INFID Binny Buchori, jika Yudhoyono tidak berhasil memenuhi janjinya, ini menunjukkan tidak ada perbedaan dengan presiden sebelumnya.

“Janji Yudhoyono saat menjadi kandidat akan melakukan negosiasi utang langsung, sekarang harus kita tagih. Ada atau tidak ada negosisasi utang,menunjukkan perbedaan antara pemerintahan yang baru dan lama,” kata Binny di Gedung Bursa Efek Jakarta.

Salah satu skema negosiasi utang itu adalah melalui cara politik. Salah satu negara yang berhasil melakukan negosiasi utang adalah Pakistan yang berhasil mendapat pengurangan utang hingga 60 persen melalui perundingan Paris Club.

Upaya negosiasi pengurangan utang ini dapat ditempuh pemerintah, bila pemerintah bisa menyakinkan kreditor untuk menangani berbagai persoalan seperti membenahi korupsi maupun penegakkan hukum.

“Pemerintah juga dapat meyakinkan bahwa Indonesia adalah negara yang memiliki posisi strategis sebagai negara Islam dan ingin menjaga kawasan Asia Pasifik,” kata Binny.

Menurut dia, negosiasi dapat dimulai melalui sidang Consultative Group on Indonesian (CGI), dengan alasan menciptakan debt suistanability/i>. “Pemerintah harus membuktikan bahwa sidang CGI nanti benar-benar baru dan mendahulukan kepentingan Indonesia,” katanya.

Yuliawati - Tempo






INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Granat Berkarat Tergeletak di Taman Hotel Hilton
Jusuf Kalla Ubah Peta Politik
ANZ Akan Beli Utang Luar Negeri US$ 75 Juta
ADB Bantu Utang Indonesia US $ 1,2 miliar
ADB Tawarkan Utang US$ 600 Juta - US$ 1,2 Miliar
Pemerintah Akan Utang Sekitar US$ 1,2 Miliar Dari CGI
Indonesia Minta Utang CGI Lebih Kecil
Warga Koto Panjang Tuntut Pemerintah Perhatikan Nasib Mereka
Pemerintah dan Bank Dunia Negosiasi Soal Pinjaman
Bappenas Tingkatkan Daya Serap Utang Luar Negeri
> selengkapnya...


Referensi

Keppres RI No. 31 Tahun 1999 Tentang Pembentukan Badan Restrukturisasi Utang Luar Negeri Perusahaan Indonesia ( Indonesian Debt Restructuring Agency )

Website

Bank Indonesia
Moody's Investors Service
Standard & Poor's
International Monetary Fund
Asian Development Bank


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< December,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data