Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekbis

Lima Sektor Potensial Perbankan Tahun 2005
Sabtu, 18 Desember 2004 | 15:48 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Presiden Direktur Corfina Capital, Rizka Baely mengatakan sektor perbankan tahun 2004 membaik dibanding tahun sebelumnya. Penilaian itu disampaikan pada acara seminar Evaluasi Perbankan 2004 dan Prospek 2005 di Hotel Mandarin, Sabtu (18/12). Ia juga mengatakan ada 5 sektor yang potensial untuk industri perbankan yaitu telekomunikasi, otomotif, perkebunan, konstruksi, dan properti.

Rizka melihat bahwa potensi pasar di Indonesia untuk sektor telekomunikasi masih besar. ?Pertumbuhan telekomunikasi di Indonesia masih 11 persen. Ini masih rendah jika dibandingkan dengan negara ASEAN lainnya seperti Thailand sebesar 37 persen dan Philipina 27 persen,? ujarnya.

Untuk sektor otomotif, prospek penetrasi sepeda motor di Indonesia diperkirakan akan meningkat 15-30 persen. Hal ini disebabkan oleh mengingkatnya daya beli masyarakat dan juga banyaknya jenis kendaraan bermotor yang dijual dengan harga murah.

Untuk sektor ketiga yaitu perkebunan, Rizka mengatakan konstribusi sektor ini terhadap ekonomi tahun 2010 diharapkan sebesar US$ 8,75 - 9 miliar. ?Bila sektor ini membaik maka komoditas ekspor kita otomatis naik,? katanya.Tetapi ini harus didukung oleh teknologi yang memadai dan sumber daya manusia yang kompeten. Ia mengusulkan agar usaha perkebunan melebarkan pusat produksi di luar Jawa dan Sumatra untuk tetap menjaga ekosistem.

Sementara itu indikasi kebutuhan pemerintah terhadap sektor konstruksi tahun 2005-2008 sebesar US$ 71 miliar. Padahal konstribusi perusahaan alat berat di Indonesia masih setengah dari waktu sebelum krisis ekonomi tahun 1997. Sektor ini juga mendukung perkembangan sektor perkebunan karena perkebunan membutuhkan teknologi yang dapat disediakan dari sektor konstruksi.

Untuk sektor yang tetrakhir yaitu properti, Rizka mengatakan bahwa daya beli konsumen akan meningkat tahun 2005 karena rendahnya suku bunga KPR. ?Pameo masyarakat Indonesia bahwa investasi properti adalah investasi paling aman akan memantapkan posisi sektor ini di Indonesia,? katanya.

Novi Triana Firman ? Tempo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Direktur Utama (Dirut) Bank Danamon yang baru, Francis Andrew Rozario (kiri) bersalaman dengan mantan Dirut Bank Danamon, Arwin Rasyid (kanan) usai melakukan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Bank Danamon Tbk yang menghasilkan perombakan susunan manajemen PT Bank Danamon Tbk, Jakarta, 16 Juni 2003. [TEMPO/ Bagus Indahono; K15A/419/2003; 20030625]. Presiden Komisaris (Preskom) Bank Internasional Indonesia (BII), Soedarjono pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan dan RUPS Luar Biasa PT Bank Internasional Indonesia Tbk di Hotel Mandarin, Jakarta, 18 Juni 2003. [TEMPO/ Arie Basuki; K16A/323/2003; 20030729].
Francis Andrew Rozario dan Arwin Rasyid
Soedarjono
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Hari Ini BEJ Tentukan Nasib Bank Global
BEJ Akan Panggil Bank Global
Bank Global Sudah Masuk Pengawasan Khusus BI
Bisnis Perencanaan Keuangan Diharapkan Melindungi Nasabahnya
John Hamenda : Siap Dihukum Mati, Jika Bersalah
Astra Agro Targetkan Pertumbuhan CPO 15 Persen
Pemerintah Butuh Biaya, Saham Danamon Dijual
Tagihan Macet Bank BUMN Bakal Dihapus
Kloter Pertama 10 Koruptor ke Nusakambangan, Berangkat Pekan Ini
Satu Lagi Pembobol BNI Dituntut 15 Tahun Penjara.
> selengkapnya...


Referensi

Latar Belakang Gugatan BDB
Kronologi Kondisi Keuangan PT. BDB Tahun 2002-2004
Profil Miranda Swaray Goeltom
Profil Burhanuddin Abdullah
Status Pengutang BPPN
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< December,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data