Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekbis

ADB Berikan Utang US$ 225 Juta
Kamis, 16 Desember 2004 | 12:30 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Asian Development Bank (ADB) akan mengucurkan pinjaman US$ 225 juta, untuk pengembangan kemampuan audit lembaga pemeriksa keuangan di Indonesia. Utang tersebut terdiri dari pinjaman program sebesar US$ 25 juta.

Menurut Direktur Jenderal Perbendaharaan Negara, Mulia P. Nasution, pinjaman program tersebut untuk meningkatkan kapasitas efisiensi serta efektivitas lembaga audit negara seperti BPK, BPKP, serta Badan Pengawasan Pembangunan Daerah (Bawasda). "Termasuk upaya restrukturisasi lembaga-lembaga keuangan yang ada," katanya, Kamis (16/12).

Menurut pejabat khusus manajemen keuangan ADB, Farzana Ahmed, bantuan tersebut juga akan mencakup upaya bantuan terhadap peleburan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Menurutnya, fungsi audit negara yang efektif mencakup penyusunan kerangka kerja yang menjamin adanya akuntabilitas.

Menurut Country Director ADB, David J. Green, tahap pertama pencairan dana adalah US$ 100 juta yang akan dilakukan dalam 2-3 hari ini. "Adapun kucuran dana tahap kedua sebesar US$ 100 juta diharapkan akan dilakukan pada Juni 2006," kata dia.

Adapun bantuan program yang disepakati pada 2001 untuk reformasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan diberikan setelah pertemuan dewan direksi pada 20 Desember 2004. "Dana yang akan dikucurkan tersebut adalah US$ 100 juta.

Amal Ihsan

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Satrio Budihardjo Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Satrio Budihardjo
Satrio Budihardjo
Satrio Budihardjo
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Warga Koto Panjang Tuntut Pemerintah Perhatikan Nasib Mereka
BPK Segera Dilantik
Mahkamah Konstitusi Tunda Putusan Soal BPK
Pemerintah dan DPR Nilai Anggota BPK Baru Sah
DPD Pertanyakan Pelantikan Anggota BPK
MK Tolak Permohonan Judicial Review UU Surat Utang Negara
Anwar Nasution Janjikan Independensi Sebagai Ketua BPK
Presiden Tetapkan Ketua BPK Baru
BPK Belum Terima Permintaan Audit Keuangan Departemen Energi
Boediono Terpilih Sebagai Wakil ASEAN di IMF
> selengkapnya...


Referensi

Tongkat Estafet BPK Terganjal

Latar Belakang Perusahaan Pengelola Aset Negara (PPA)
Keppres RI No. 3 Tahun 2004 Tentang Sistem Kepegawaian Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan
Inpres RI No. 4 Tahun 2000 Tentang Penertiban Rekening Departemen/Lembaga Pemerintah Non Departemen
Keppres RI No. 31 Tahun 1999 Tentang Pembentukan Badan Restrukturisasi Utang Luar Negeri Perusahaan Indonesia ( Indonesian Debt Restructuring Agency )

Website

International Monetary Fund
Asian Development Bank


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< December,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data