Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi dan Bisnis

Presiden Akan Buka Perdagangan Saham Hari Pertama 2005 BEJ
Selasa, 14 Desember 2004 | 18:23 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Menurut Menteri Keuangan Jusuf Anwar, kehadiran Presiden Yudhoyono dibutuhkan untuk tetap menjaga momentum iklim investasi yang telah kondusif saat ini. Pemerintah perlu menegaskan komitmennya untuk menjaga dan meningkatkan investasi di negeri ini.

“Karena itu, saya memohon kesediaan beliau (Presiden) untuk memukul gong pada pembukaan perdagangan pasar modal,” kata Jusuf di kantor Presiden.

Menteri Keuangan mengatakan, saat ini iklim investasi di Indonesia sudah kondusif. Ini ditunjukkan oleh tingginya aktivitas perdagangan saham di BEJ. Hanya dalam hitungan bulan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEJ telah mencetak rekor baru sepanjang sejarah pasar modal di Indonesia. Indeks telah menembus batas psikologisnya, yaitu 1.000 poin.

Dia menganggap terkoreksinya indeks dalam beberapa pekan terakhir adalah fenomena yang wajar. “Itu biasa. Kan ada yang cari untung (profit taking),” katanya.

Presiden, kata Jusuf, pada kesempatan itu akan menyampaikan pesan-pesan tahun baru kepada pelaku pasar modal. Isinya, meminta pelaku pasar untuk lebih giat lagi bekerja, sehingga akan menumbuhkan iklim yang kondusif untuk investasi di bidang portofolio ini.

Menteri Keuangan juga meminta kesediaan Presiden membuka ekspo pasar modal yang akan berlangsung pada 15-17 Februari 2005 di Jakarta Hilton Convention Center, Jakarta. “Ekspo itu merupakan capital market expo yang besar, diikuti oleh para pelaku pasar modal terbesar di dunia dan di kawasan Asia,” kata Jusuf.

Yura Syahrul /Sapto Pradityo - Tempo

Dari Koleksi Foto TEMPO Under Development
         
Menteri Keuangan Boediono dalam rapat dengar pendapat umum dengan anggota Komisi IX DPR membahas masalah penutupan Bank Dagang Bali (BDB) dan Asiatic di Gedung MPR/ DPR, Jakarta,  27 April 2004. [TEMPO/ Santirta M; Digital Image; 20040416] Menteri Keuangan Boediono dalam rapat dengar pendapat umum dengan anggota Komisi IX DPR membahas masalah penutupan Bank Dagang Bali (BDB) dan Asiatic di Gedung MPR/ DPR, Jakarta,  27 April 2004. [TEMPO/ Santirta M; Digital Image; 20040416]
Boediono
Boediono

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pemerintah akan Sita Aset Para Pemegang Saham Bank Global
Pemerintah Akan Amendemen UU Pajak dan Bea Cukai
Menkeu Beri Waktu Dua Dirjen Tiga Bulan Naikkan Kinerja
Pemerintah Bebaskan Bea Tanah dan Bangunan untuk PNS
Pemerintah Tidak Akan Bayar Klaim KBC
Pemerintah Persiapkan Pelepasan 20 Persen Saham di Permata
Pemerintah dan Bank Dunia Negosiasi Soal Pinjaman
Pemerintah Raup Dana Rp 1,8 Triliun dari Lelang Surat Utang
Pemerintah Akan Keliling Dunia, Jelaskan Soal Ekonomi Indonesia
Pemerintah Tetap Akan Pertimbangkan Risiko Bank yang Biayai Infrastruktur
> selengkapnya...


Referensi

Perjalanan BPPN dari Waktu ke Waktu
Status Pengutang BPPN
Profil Iwan Prawiranata
Profil Glen Yusuf
Keppres RI No. 17 Tahun 2004 Tentang Perubahan Atas Keppres No. 26 Tahun 1998 Tentang Jaminan Terhadap Kewajiban Pembayaran Bank Umum
Keppres RI No. 16 Tahun 2004 Tentang Pembentukan Tim Pemberesan Badan Penyehatan Perbankan Nasional
Keppres RI No. 3 Tahun 2004 Tentang Sistem Kepegawaian Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan
> selengkapnya...

Website

Departemen Keuangan


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< December,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data