|
Ekonomi dan Bisnis
Soal Bank Global, BEJ Tunggu Keputusan Bank Sentral
Senin, 13 Desember 2004 | 16:46 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: PT Bursa Efek Jakarta (BEJ) menunggu keputusan dari Bank Indonesia (BI) dalam memberikan keputusan terhadap PT Bank Global International Tbk.
Menurut Erry Firmansyah, Direktur Utama BEJ, Bank Global walaupun merupakan perusahaan publik, namun merupakan sebuah bank yang pengawasannya di bawah wewenang bank sentral.
”Bank Global itu kan perbankan yang sangat
sensitif, sehingga BEJ akan menunggu BI sebagai otoritas perbankan,” ujar Erry di Gedung BEJ
(13/12).
Erry menjelaskan bahwa BEJ telah meminta manajemen untuk melakukan paparan publik. Namun, tutur Erry, apabila Bank Global tidak mengadakan pertemuan, hal itu tidak dapat dipaksakan.
Budi Sukamto, Kepala Bagian Pengelolaan Investasi dan Reksadana Bapepam menegaskan berdasarkan
hasil pemantauan sementara Bapepam, PT Prudence Aset Manajemen--sebagai manajer investasi Prudence Dana Mantap--merupakan perusahaan yang sah, dan memiliki portofolio yang bagus
Lebih lanjut, Budi menegaskan, Bapepam meminta agar BI harus segera menyelidiki aliran dana dari reksa dana Prudence yang melibatkan Bank Global selaku agen penjualnya. Hal ini disebabkan adanya kesalahan mekanisme seiring dengan tidak masuknya dana investor ke bank kustodian.
”Masalahnya uang yang disetor investor itu
tidak sampai ke rekening bank kustodian. Nah itu yang harus diselidiki,” tutur Budi di Gedung
BEJ. (yuliawati)
INDEKS BERITA LAINNYA :
|