Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekbis

Subsidi BBM Diusulkan Disalurkan untuk Kredit UKM
Jum'at, 10 Desember 2004 | 19:51 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: PT Permodalan Nasional Madani (PNM) mengusulkan dana subsidi kompensasi kenaikan harga Bahan Bakar Minyak disalurkan sebagai kredit untuk usaha mikro kecil dan menengah. Menurut Direktur Utama PNM, B.S Kusmuljono, subsidi BBM akan lebih berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi dengan disalurkan sebagai kredit. Hal itu, tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tapi juga akan menciptakan lapangan kerja dan mengurangi pengangguran.

"Usulan itu akan dikoordinasikan Wakil Presiden dengan DPR," kata Kusmuljono kepada wartawan seusai bertemu Wakil Presiden Jusuf Kalla, di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Jumat (10/12).

Selain berharap, dari subsidi BBM, PNM juga mengusulkan agar sisa surat utang pemerintah yang dialokasikan kepada beberapa bank pemerintah yang belum ditarik direalokasikan kepada PNM. Dari plafon surat utang pemerintah sebesar Rp 3,1 triliun yang sudah dialokasikan kepada Bank Mandiri, BRI, BNI, BTN, Bukopin, BPD, PNM dan Perum Pegadaian, masih tersisa Rp 1,8 triliun yang belum ditarik. Dana ini, akan jatuh tempo pada Agustus 2005. Sedangkan, jatah PNM sebesar Rp 250 miliar semuanya sudah disalurkan. PNM, kata Kusmuljono, mengusulkan Rp 800 miliar dari yang masih tersisa direalokasikan kepada PNM.

PNM pun, tambahnya, juga mengusulkan agar sebagian dana program kemitraan dan bina lingkungan yang disisihkan dari keuntungan BUMN dialokasikan ke PNM. Dana itu nantinya akan disalurkan sebagai kredit mikro dan UKM. PNM juga berharap, dana investasi Jamsostek yang selama ini diinvestasikan dalam bentuk surat berharga dan deposito, 5 persennya dialokasikan untuk kredit mikro dan UKM. "PNM dapat mengelola dana untuk disalurkan kepada para karyawan, TKI dan pengusaha mikro lainnya," katanya.

Per September 2004, kredit yang telah disalurkan PNM mencapai Rp 1,6 triliun dengan tingkat kredit seret, yaitu kurang dari 2 persen. Kredit itu disalurkan kepada 1.027 lembaga keuangan mikro dan menghidupi 900 ribu Kepala Keluarga. Kusmuljono sendiri, memperkirakan potensi penyaluran kredit mikro untuk dua tahun kedepan melalui lembaga keuangan mikro sebesar Rp 3,5 triliun dan terkait dengan 3 juta Kepala Keluarga.

Pada kesempatan itu, Kusmuljono juga meminta pembahasan Rancangan Undang-Undang Keuangan Mikro dapat segera diselesaikan. Peraturan itu akan menjadi payung hukum bagi pengembangan lembaga keuangan mikro.

Sapto Pradityo

Dari Koleksi Foto TEMPO Under Development
         
Grace Rumantir, ketika proses pembuatan Decobook hasil murni karya/ kreatifitasnya yang semula hobby bisa menjadi bisnis menggiurkan, Jakarta, 07 Mei 2004. [TEMPO/ Usman Iskandar; K21A/150/04; 20040507] Pengusaha lilin hias, Purnamasari Luisa Buida, di Bintaro, Tangerang, Banten, 24 Mei 2004. [TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20040524]
Grace Rumantir
Purnamasari Luisa Buida

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Wapres Minta Pengawasan BI Lebih Ketat
Indonesia Dan Malaysia Bahas Sejumlah Masalah Ekonomi Dan Politik
Perajin Mutiara NTB Sulit Datangkan Bibit Mutiara dari Luar Negeri
Kenaikan BBM Tunggu Kepastian Harga Minyak 2005
Jusuf Kalla : Target Pajak Rp 500 Triliun
Pemerintah Bahas Kenaikan Harga BBM dan Revisi RAPBN 2005
Wapres Buka Sidang Tanwir Muhammadyah
Sahal Mahfudz: Jangan ada Faksionalisasi di Tubuh NU
Wapres Akan Kunjungi Korban Kecelakaan Pesawat
Jusuf Kalla: Harga BBM Akan Naik 40 Persen
> selengkapnya...


Referensi

Masalah Buruh-Pengusaha Belum Terpecahkan, Pengangguran Terus Bertambah
Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2000 Tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Instansi Pemerintah
UU No. 21 Tahun 2000 Tentang Serikat Pekerja/Serikat Buruh
UU No. 13 Tahun 2003 Tentang Kentenagakerjaan
Laporan Penelusuran Penyumbang “Bermasalah ”
> selengkapnya...

Website

PT Pertamina
Depnakertrans
International Labour Organization
Asosiasi Pengusaha Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk60 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< December,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data