|
Ekbis
Pemerintah Siapkan Pintu Masuk Investasi Listrik Swasta
Jum'at, 10 Desember 2004 | 19:36 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Pemerintah sedang menyiapkan pintu masuk listrik swasta untuk memenuhi kecukupan pasokan energi listrik nasional. "Saat ini sudah di Sekretariat kabinet bentuknya Peraturan Pemerintah tentang izin usaha penyelenggaraan listrik dan ada juga tentang mitra swasta," kata Yogo Pratomo, Direktur Jenderal Listrik dan Pemanfaatan Energi Jumat (10/12).
Menurutnya, swasta bisa melakukan investasikan jika peraturan pemerintahnya siap. "Keinginan kita bisa diselesaikan secepatnya, karena ditingkat Departemen Pertambangan dan Energi dan inter departemen dengan yang lain sudah selesai," ucapnya.
Yogo menjelaskan, saat ini sebenarnya swasta bisa berinvestasi dalam bidang listrik namun tidak bisa menjadi pemilik saham mayoritas. Karena mereka harus bermitra dengan PLN. "Nanti kalau PP ini sudah selesai, swasta bisa jadi mayoritas," jelasnya.
Dalam jangka waktu 10 tahun kedepan, lanjut Yogo Indonesia membutuhkan investasi di sektor listrik US$ 30 miliar. Investasi ini sepertiga dapat dipenuhi pemerintah dan PLN, sedangkan sisanya oleh swasta. Permasalahannya adalah perlu upaya peningkatan iklim investasi agar lebih kondusif sehingga swasta lebih tertarik menanamkan investasinya ke Indonesia di bidang tenaga listrik.
Penyusunan dan penyelesaian Peraturan Pemerintah untuk pintu masuknya listrik swasta dimaksudkan agar ada hukum yang jelas sebelum modal swasta masuk. "Sebab aturan yang lama itu sudah tidak kondusif lagi," kata Yogo.
Pada prinsipnya dalam PP ini, tambah Yogo, semua proyek listrik swasta harus melalui tender. Kecuali untuk daerah yang sangat kekurangan atau sumber energi yang bersifat side spesifik. Contoh sumber energi yang bersifat side spesifik adalah energi panas bumi, batubara dimulut tambang, hidro dan gas marjinal (gas yang jumlahnya sedikit).
Muhamad Fasabeni
| Dari Koleksi Foto TEMPO Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|