Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Defisit APBN 2004 Membengkak Rp 11,8 Triliun
Kamis, 09 Desember 2004 | 15:14 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Defisit realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2004 membengkak dari Rp 26,3 triliun menjadi Rp 38,1 triliun atau bertambah Rp 11,8 triliun. “Hal ini karena meningkatnya harga rata-rata minyak mentah dan penurunan produksi minyak mentah dalam negeri,” ujar Menteri Keuangan Yusuf Anwar dalam rapat kerja dengan komisi keuangan dan perbankan DPR di Jakarta, Kamis (9/12) siang.

Menurut Yusuf, sampai awal tahun 2004, harga minyak mentah masih di kisaran US$ 21 per barel. Mei 2004, harga beranjak naik ke level US$ 27,5 per barel dan akhirnya melonjak sampai ke US$ 40 per barel pada September 2004. Rata-ratanya diperkirakan US$ 37 per barel. “Sampai akhir tahun diperkirakan sampai ke US$ 37,17 per barel,” katanya.

Akibatnya, kata Yusuf, subsidi harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dalam negeri naik Rp 10 triliun atau menjadi Rp 69,2 dari semula Rp 59,2 triliun dan dana bagi hasil meningkat Rp 300 miliar atau berubah menjadi Rp 37,7 triliun dari Rp 37,4 triliun. “Jadi ada tambahan defisit Rp 11,8 triliun,” ujarnya.

Amal IhsanTempo


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Asumsi APBN Belum Direvisi
Pemerintah Bahas Kenaikan Harga BBM dan Revisi RAPBN 2005
Defisit APBN 2005 Diperbesar Jadi 1 Persen
Realisasi Defisit APBN Perubahan Rp 24,9 Triliun
Subsidi BBM Sampai November Rp 46 Triliun
Bappenas Pertahankan Defisit APBN
Untuk Susun APBN, DPR Akan Undang Pakar
Presiden Sampaikan Tiga Strategi Ekonomi
Defisit Anggaran Sampai Oktober Rp 2,7 triliun
Pemerintah Anggarkan Rp 40,1 Triliun untuk Dana Alokasi Khusus
> selengkapnya...


Website

Sekretariat Jenderal DPR RI


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< December,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data