Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi Bisnis

Hari Ini BEJ Tentukan Nasib Bank Global
Kamis, 09 Desember 2004 | 01:43 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Bursa Efek Jakarta (BEJ), hari Kamis ini(9/12) akan mengeluarkan keputusan terhadap Bank Global. Rabu kemarin (8/12), BEJ telah melangsungkan rapat antar direksi dan menghasilkan sebuah keputusan. Namun, karena ada seorang direksi yang tidak dapat hadir dalam rapat tersebut, maka dibutuhkan konfirmasi dari direksi tersebut sebelum keputusan diedarkan kepada publik. "Kami tadi sudah membuat keputusan, namun perlu menunggu konfirmasi dari direksi yang belum hadir dalam rapat. Kami baru mempublikasikannya Kamis ini,"kata Direktur Pencatatan BEJ, Harry Wiguna.

Berkaitan dengan keputusan Bank Indonesia (BI) yang menolak keputusan direksi dalam pengalihan reksadana ke bentuk deposito, menurut Harry, cukup mempengaruhi keputusan BEJ. "Itu menunjukkan perlu ditingkatkannya transparansi Bank Global,"katanya. Keputusan BEJ ini dapat berupa sanksi berupa teguran, peringatan, denda ataupun suspensi.

Seorang nasabah Bank Global menyatakan akan meminta konfirmasi lebih lanjut kepada pihak direksi, berhubungan dengan keputusan BI yang tidak menyetujui langkah direksi dalam mengalihkan dana reksadana ke dalam bentuk deposito. "Pernyataan dari BI cukup mengagetkan,"kata nasabah asal kelapa Gading yang tak mau disebut namanya tersebut.

Menurutnya, pekan lalu, direksi dan nasabah telah menyepakati pengalihan reksadana ke dalam bentuk bilyet deposito. Beberapa nasabah menyetujui kesepakatan tersebut, karena dengan adanya pengalihan ke dalam produk perbankan maka nasabah lebih merasa aman dengan adanya penjaminan dari bank sentral. "Dengan pengalihan ke bentuk bilyet deposito, berarti kan masuk penjaminan bank sentral, sehingga kemungkinan uang kami bisa kembali,"ujarnya.

Pengalihan reksadana ke dalam deposito menurutnya, berdasarkan hasil kesepakatan terakhir, dapat dicairkan dalam waktu 3 bulan mendatang, yakni pada bulan Februari 2004. Dia mengharapkan, dalam menghadapi masalah ini mendapatkan jalan keluar yang terbaik, yakni kembalinya seluruh dana nasabah.

Menurut nasabah itu, ketertarikannya menginvestasikan dana dalam bentuk reksadana Prudent karena melalui institusi perbankan. "Setahu saya, kan, kalau melalui institusi perbankan mendapatkan penjaminan, dan tidak ada risiko uang akan hilang,"katanya.

Yuliawati

Fototerkait
     
Brosur informasi tabungan Bank DKI Syariah di kantor cabang Bank DKI Syariah, Jl. Wahid Hasyim Jakarta, 16 Maret 2004. [TEMPO/ Purwanta BS.; K20A/301/2004; 20040427].
Brosur Tabungan Bank DKI Syariah

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Perdagangan Diwarnai Hit and Run
Bursa Ketatkan Pengawasan Pencucian Uang
BEJ Suspen Bimantara Citra dan Bank Permata
BEJ Akan Panggil Bank Global
Indeks Hari ini Berpeluang Menguat
Asuransi Bintang Restrukturisasi Aset
Indeks Kemungkinan Bisa Kembali Tembus 1.000
Indeks Mixed
Bank Global Sudah Masuk Pengawasan Khusus BI
Analis Sarankan Hold atau Ambil Untung untuk Blue Chips
> selengkapnya...


Referensi

Latar Belakang Gugatan BDB
Kronologi Kondisi Keuangan PT. BDB Tahun 2002-2004
Profil Miranda Swaray Goeltom
Profil Burhanuddin Abdullah
Status Pengutang BPPN
PP RI No. 12 Tahun 2004 Tentang Perubahan Atas PP No. 45 Tahun 1995 Tentang Penyelenggaraan Kegiatan Di Bidang Pasar Modal
PP RI No. 11 Tahun 2004 Tentang Penjualan Saham Pada Perusahaan Perseroan ( Persero ) PT. Adhi Karya
PP RI No. 70 Tahun 2000 Tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara RI Ke Dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT. Perusahaan Penerbangan Garuda Indonesia
> selengkapnya...

Website

Bursa Efek Jakarta


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< December,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data