|
Ekonomi dan Bisnis
Amien Rais: Karaha Bodas Langkah Awal Pemberantasan Korupsi
Rabu, 08 Desember 2004 | 18:42 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Penyelesaian kasus Karaha Bodas bisa merupakan langkah awal bagi pemberantasan korupsi di Indonesia. Pemerintahan baru selama ini terkesan lamban dalam menyelesaikan kasus korupsi.
"Sekarang kasus Karaha Bodas diatas pundak SBY (Presiden Susilo Bambang Yudhoyono), mudah-mudahan ini bisa selesai. Jika tidak, pemberantasan korupsi akan jadi remang-remang," kata Amien Rais, mantan ketua MPR dalam diskusi membedah kasus korupsi Karaha Bodas Rabu (8/12).
Amien menilai setelah 50 hari pemerintahan SBY tidak melihat langkah pemberantasan korupsi secara sungguh-sunguh. "Saya tidak melihat ada greget yang sungguh-sungguh. Paling-paling pesakitan dipindah dari Jakarta ke Nusambangan," tuturnya.
Karena itu Amien berharap serikat pekerja BUMN strategis dan tokoh LSM membuat terobosan agar Karaha Bodas selesai. Jika kasus ini selesai, lanjut Amien, pemberantasan korupsi sudah berjalan pada relnya dan serius dilakukan.
Sutadi Pujo Utomo, pengamat kontrak minyak dan gas bumi menambahkan, penyelesaian kasus Karaha Bodas dilakukan dengan mengedepankan aspek win-win solution.
Caranya, lanjut Sutadi, Karaha Bodas Company diminta kembali berinvestasi di Indonesia dengan mengembangkan lapangan geothermal lain. "Sehingga biar kita bayar sedikit mereka dapat bayar investasi," tambahnya.
Posisi Indonesia, lanjutnya, cukup sulit karena terlanjur masuk ke keputusan final. Sehingga perlu mencari solusi yang cepat. Sedangkan pakar hukum arbitrase Prof. Dr Priatna menegaskan walau terlambat langkah yang dilakukan pemerintah sudah tepat dengan menggiring ke masalah pidana pajak. "Masalah pajak ini di Amerika sangat berat," jelasnya.
Priatna melanjutkan dengan fokus ke arah pajak ini diharapkan aset yang disita akan semakin berkurang. (muhamad fasabeni)
INDEKS BERITA LAINNYA :
|