|
Ekbis
YLKI: Kenaikan BBM 40 Persen Memberatkan Rakyat
Selasa, 07 Desember 2004 | 20:04 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Rencana pemerintah menaikan harga bahan bakar minyak 40 persen pada 2005, dinilai akan memberatkan masyarakat. "Para petinggi yang menentukan kebijakan menaikan harga BBM adalah petinggi yang tidak merasakan dampak kenaikan BBM," kata Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Indah Suksmaningsih, kepada wartawan, Selasa (7/12) di Jakarta.
Indah mencontohkan, pada 2003, ketika pemerintah menaikan harga BBM yang besarnya tidak sampai 40 persen, ternyata beban kebutuhan hidup masyarakat bertambah sampai 20 persen. "Gaji mereka saja tidak naik, lalu darimana mereka memperoleh tambahan biaya hidup," katanya.
Indah mempertanyakan kebijakan pemerintah yang akan menaikan harga BBM sampai dengan 40 persen. "Memangnya pemerintah sudah mengukur kemampuan rakyat," katanya. Menurut Indah, pemerintah harus mempelajari kebutuhan rakyat, sehingga kebijakan yang akan diambil tidak menyengsarakan masyarakat.
Erwin Dariyanto
INDEKS BERITA LAINNYA :
|