Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekbis

BEJ Suspen Bimantara Citra dan Bank Permata
Selasa, 07 Desember 2004 | 13:20 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: PT Bursa Efek Jakarta (BEJ) menghentikan sementara perdagangan PT Bimantara Citra Tbk mulai sesi I hari ini, Selasa (7/12). BEJ melakukan suspensi atas perdagangan efek Bimantara karena perseroan tersebut belum menyampaikan informasi lengkap mengenai rencana pembagian deviden yang diusulkan dalam agenda Rapat Umum Pemeganag Saham Luar Biasa (RUPSLB) 6 Desember.

"Adanya ketidakpastian sehubungan dengan belum
diungkapkan informasi mengenai bentuk deviden,
perhitungan dan mekanisme pembagiannya serta dampaknya
terhadap penyelenggaraan perdagangan efek yang
teratur, wajar dan efisien, maka BEJ memutuskan
melakukan penghentian sementara hingga pengumuman
selanjutnya," kata Wan Wei Yiong, Kepala Divisi Pencatatan Sektor Jasa, (6/12).

Pada hari ini di sebuah surat kabar di Jakarta mencantumkan iklan yang memuat rencana pembagian deviden
interim yang diusulkan RUPSLB Bimantara Citra pada 6 Desember 2004.

Seperti yang diberitakan, dalam RUPSLB Bimantara Citra tersebut, para pemegang saham menyetujui rencana perseroan membagikan deviden interim maksimum Rp 162 miliar yang akan dibagikan kepada pemegang saham. Bentuk deviden interim itu berupa saham Mobile-8 dan uang tunai yang nilainya sama dengan deviden interim.

Pembagian deviden tersebut menggunakan perhitungan,
setiap pemegang saham Bimantara yang memiliki 500 saham perusahaan akan mendapatkan 25 saham seri A dalam Mobile -8. Selain itu, setiap pemegang saham juga akan mendapatkan deviden dalam bentuk uang tunai senilai Rp 18,72.

Selain itu, BEJ juga melakukan suspensi perdagangan efek PT Bank Permata Tbk mulai perdagangan sesi I. BEJ membuat keputusan ini untuk mencegah terjadinya fluktuasi yang tidak wajar atas harga saham BEJ, terkait rencana divestasi atas kepemilikan saham minoriotas pemerintah RI. "Pencabutan suspensi menunggu pengumuman selanjutnya," tutur Wan Wei Yiong.

Yuliawati - Tempo



INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Analis : Beli Saham Perbankan dan Ciwi Kimia.
BEJ Akan Panggil Bank Global
Indeks Hari ini Berpeluang Menguat
Asuransi Bintang Restrukturisasi Aset
Indeks Kemungkinan Bisa Kembali Tembus 1.000
DPR : Saham Semen Gresik di Cemex Harus Dibeli Kembali
Indeks Mixed
Analis Sarankan Hold atau Ambil Untung untuk Blue Chips
Indeks Cenderung Terkoreksi
Penjualan Bersih Unggul Indah Naik
> selengkapnya...


Referensi

Kronologis Perseteruan Ongko vs BFI Finance
PP RI No. 12 Tahun 2004 Tentang Perubahan Atas PP No. 45 Tahun 1995 Tentang Penyelenggaraan Kegiatan Di Bidang Pasar Modal
PP RI No. 11 Tahun 2004 Tentang Penjualan Saham Pada Perusahaan Perseroan ( Persero ) PT. Adhi Karya
PP RI No. 70 Tahun 2000 Tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara RI Ke Dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT. Perusahaan Penerbangan Garuda Indonesia
> selengkapnya...

Website

Bursa Efek Surabaya
Bursa Efek Jakarta


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< December,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data