|
Ekonomi
11 Sektor Masuk Perdagangan Bebas Mulai 2005
Kamis, 02 Desember 2004 | 22:20 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pada pertemuan KTT ASEAN di Vietnam kemarin, dua sektor yang sebelumnya tidak disepakati adalah sektor perjalanan udara (air travel) dan produk kayu (wood base), akhirnya disahkan. ”Sebelumnya yang paling banyak diperdebatkan adalah produk kayu, karena menyangkut illegal logging,” kata Pos.
Penolakan masuknya produk kayu ini dalam perdagangan bebas, menurut Pos, datang dari Malaysia. Pada pertemuan para pejabat senior negara anggota ASEAN, Indonesia mengusulkan kata ‘perang’ untuk menangani illegal logging. Namun, Malaysia menolak dengan alasan memerangi bukanlah sebuah kata yang tepat untuk negara yang bersahabat. ”Setelah dilakukan perdebatan dua hari, akhirnya Malaysia setuju,” katanya.
Menurut Pos, dengan disepakatinya produk kayu ini dalam 11 sektor prioritas mulai 2005, Indonesia bisa meminta data statistik impor kayu di Malaysia. Paling tidak, dengan data ini Indonesia bisa memperkirakan jumlah kayu ilegal yang masuk ke negara tersebut.
Sebagaimana diberitakan, sebelas sektor prioritas ini merupakan langkah awal terbentuknya perdagangan bebas di tingkat ASEAN. Pada 2007, tarif impor sebelas sektor ini akan menjadi nol persen
Muchamad Nafi - Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|