|
Ekonomi
Mandiri dan Kiani Sepakati Perjanjian Restrukturisasi Utang
Kamis, 02 Desember 2004 | 20:45 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:PT Bank Mandiri Tbk. telah mencapai kesepakatan dengan debiturnya, yakni PT Kiani Kertas, berkaitan dengan perjanjian restrukturisasi kredit macet perusahaan kertas tersebut.
“Minggu-minggu ini juga kami akan meneken kesepakatan itu,” kata Direktur Utama Bank Mandiri ECW Neloe.
Neloe mengakui, sebelumnya Bank Mandiri keberatan dengan proposal Kiani mengenai upaya penyelesaian utang. Setelah melalui perundingan dan pembicaraan intensif yang dilakukan kedua belah pihak, akhirnya disepakati mekanisme restrukturisasi yang terbaik yang bisa diterima bersama.
Namun, Neloe menolak memberitahukan mekanisme restrkturisasi yang telah disepakati tersebut. “Soal itu saya tidak bisa terangkan detailnya,” katanya.
Yang jelas, menurut Neloe, bersamaan dengan dilakukannya penandatangan kesepakatan baru tersebut, investor baru Kiani akan menyetor sisa dana sebesar US$ 35 juta dari US$ 50 juta yang dijanjikan sebagai modal kerja untuk Kiani. “Semuanya dilakukan dengan mekanisme restrukturisasi yang telah disepakati,” ujarnya.
Seperti diketahui Bank Mandiri menuai kredit bermasalah dari Kiani Kertas sebesar Rp 1,7 triliun sejak akhir 2002.
Dalam upaya merestrukturisasi utang tersebut, Kiani Kertas diwajibkan menyetor modal senilai US$ 50 juta. Kiani sudah menyetor US$ 15 juta sebagai belanja modal. Bila pelaksanaan belanja modal ini sudah dilakukan oleh Kiani, maka Kiana harus memenuhi kewajiban sisa setorannya yang US$ 30 juta itu.
Amal Ihsan - Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|