|
Ekbis
Analis Sarankan Hold atau Ambil Untung untuk Blue Chips
Rabu, 01 Desember 2004 | 09:10 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Analis memperkirakan setelah indeks pada penutupan perdagangan kemarin (30/11) bergerak naik dan mencetak rekor tertinggi di level 977,761, maka hari ini, Rabu (1/12) indeks terkonsolidasi. "Aksi ambil untung membayangi pergerakan indeks hari
ini, namun meski begitu indeks berpeluang menguat di
level 970-980," ujar Edwin Sinaga, analis PT Kuo Cap
Rahardja.
Menurutnya pergerakan indeks kemarin yang meningkat
13,681 poin hingga mencetak rekor baru pada level
977,761, disebabkan aksi beli beberapa sektor perbankan yang dianggap menguntungkan. Selain itu investor masih melakukan aksi beli terhadap saham unggulan (blue chips) seperti Telkom, HM. Sampoerna dan Astra. "Kenaikan saham unggulan ini mendongkrak pergerakan indeks," katanya.
Selama itu, tuturnya, pergerakan indeks yang cenderung
terus meningkat lebih dipengaruhi faktor psikologis atau emosi pelaku pasar daripada faktor fundamental pasar. "Banyak dipengaruhi emosi pasar yang ingin mengejar
target indeks mencapai 1.000," tuturnya.
Menurutnya, apabila memang fundamental pasar membaik,
seharusnya ditunjukkan dengan adanya peningkatan untuk
saham-saham kecil seperti saham-saham lembaga pembiayaan (multifinance) dan saham perbankan kecil
lainnya. "Ada pelaku pasar yang ingin terus meningkatkan indeks. Saat indeks sedikit terkonsolidasi, mereka berusaha meningkatkan indeks. Target indeks harus segini, tanpa memperhatikan fundamental pasar sesungguhnya," katanya.
Selain itu, beberapa investor mengharapkan indeks meningkat terus agar dapat meraih keuntungan yang semakin besar.
Edwin menyarankan investor menyikapinya dengan
hati-hati. Pada perdagangan hari ini, dia menyarankan agar pelaku pasar melakukan aksi tahan (hold) dan melakukan aksi jual pada sahan-saham yang memiliki harga tinggi. "Tidak usah melakukan pembelian, lakukan hold dan profit taking untuk saham-saham bluechips,\"katanya.
Yuliawati - Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|