|
Ekonomi dan Bisnis
Menteri Pertanian Tolak Cabut Subsidi Pupuk
Selasa, 30 November 2004 | 20:15 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Pertanian menolak permintaan anggota Dewan Perwakilan Rakyat untuk mencabut subsidi pupuk.
Menurut Menteri Pertanian Anton Apriantono, subsidi itu harus tetap dilakukan. "Masalahnya, bagaimana mekanismenya agar subsidi langsung bisa diterima petani,” kata Anton dalam rapat kerja dengan DPR.
Beberapa anggota DPR dalam rapat kerja tersebut menjelaskan bahwa, subsidi pupuk perlu dicabut karena hanya menguntungkan pabrik besar dan para spekulan.
Namun, Anton menegaskan bahwa subsidi pupuk merupakan upaya pemerintah meningkatkan kesejahteraan petani. Saat ini, subsidi pupuk baru diberikan dalam bentuk harga gas untuk produsen pupuk.
Pada prinsipnya, kata Menteri Pertanian, pihaknya akan melakukan tiga langkah prioritas dalam 100 hari pertama yakni pertama, penanganan kasus penyelundupan daging dan gula ilegal, kedua penanganan kasus pemalsuan jenis kelapa sawit, ketiga penanganan kasus pemalsuan pupuk dan pertisida. "Untuk masalah penyelundupan pemerintah saat ini sangat memperhatikan sekali," kata Anton.
Saat ini, pihak Departemen Pertanian hanya memiliki kewenangan di Badan Karantina Nasional Hewan dan Tumbuhan saja. “Itupun sudah dilakukan dengan sangat ketat.” (asep yogi junaedi)
INDEKS BERITA LAINNYA :
|