Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekbis

Indeks Cenderung Terkoreksi
Selasa, 30 November 2004 | 08:45 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Jakarta (BEJ) hari ini, Selasa (30/11) masih cenderung terkoreksi karena pelaku pasar yang mulai melakukan aksi ambil untung dan selective buy karena posisi pasar yang jenuh (overbought). "Indeks saat ini mengalami konsolidasi setelah naik terus menerus," ujar David Ferdinandus, analis Anugerah Sekurititas Indah.

Menurut David, kecenderungan indeks terkoreksi harus disikapi hati-hati meskipun tidak perlu membuat pasar terlalu panik. Menurutnya pelaku pasar perlu hati-hati mengingat terdapat kemungkinan indeks bisa jatuh sangat rendah akibat aksi ambil untung besar-besaran. "Namun pasar tidak perlu panik, kecendrungan indeks jatuh hanya sebagai kecenderungan temporer dan di akhir tahun menguat," katanya

Menurutnya, pasar membutuhkan masa konsolidasi setelah
naik terus menerus. Setelah konsolidasi, terbuka peluang indeks bergerak lebih tinggi. "Idealnya profit taking membuat indeks di level 920-930, untuk kemudian meningkat lebih jauh," ungkapnya.

Menurutnya, meskipun terjadi koreksi hari ini indeks
bergerak di atas level 950. Dia merekomendasikan pelaku
pasar melakukan selective buy terhadap
saham-saham secara fundamental harganya masih rendah
seperti di sektor perbankan dan pertambangan. Aksi
jual terhadap saham-saham yang secara fundamental
overbought.

Adapun Adapun, Irwan Junus, analis Mandiri Securitas,
mengatakan selain kemungkinan masih terkoreksi,
pasar kemungkinan dapat bergerak kuat karena masih
memiliki sentiment positif. Selain kondisi perekonomian yang dianggap membaik juga aksi beli terhadap saham-saham yang masih menarik dapat mendongkrak indeks. "Pergerakan hari ini mixed," katanya.

Pada penutupan perdagangan kemarin (29/11) indeks
ditutup pada level 964.086, menurun 1,13 poin atau turun -0,11 persen.

Yuliawati - Tempo


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Penjualan Bersih Unggul Indah Naik
Indeks Naik Tipis
Rekor Baru IHSG BEJ, 965,216
Lippo Karawaci Akan Terbitkan Penawaran UmumTerbatas
“Indeks Hari Ini Masih Bergerak Fluktuatif”
Indeks Turun 8,182 Poin pada Perdagangan Sesi Siang
“IHSG Akan Bergerak Tipis”
IHSG Catat Rekor Baru
Bintang Mitra Kaji Rencana Merger
Indeks Naik 13,379 Poin pada Penutupan Perdagangan Sesi Siang
> selengkapnya...


Referensi

Kronologis Perseteruan Ongko vs BFI Finance
PP RI No. 12 Tahun 2004 Tentang Perubahan Atas PP No. 45 Tahun 1995 Tentang Penyelenggaraan Kegiatan Di Bidang Pasar Modal
PP RI No. 11 Tahun 2004 Tentang Penjualan Saham Pada Perusahaan Perseroan ( Persero ) PT. Adhi Karya
PP RI No. 70 Tahun 2000 Tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara RI Ke Dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT. Perusahaan Penerbangan Garuda Indonesia
> selengkapnya...

Website

Bursa Efek Surabaya
Bursa Efek Jakarta


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< November,2004>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data