|
Berita terkait selengkapnya
Subsidi BBM Sampai November Rp 46 Triliun
>
Jepang Kucurkan Pinjaman 27,5 Miliar Yen
>
Pemerintah Minta Departemen Segara Serahkan Dana Non-budgeter
>
Bappenas Pertahankan Defisit APBN
>
Pemerintah Paksa Badan Tiga Orang Direksi Karaha Bodas
>
Kapolri: Kelompok Lama, Pelaku Pemboman Poso
>
Untuk Susun APBN, DPR Akan Undang Pakar
>
Faisal Basri: Pemerintah Belum Berikan Tax Amnesti
>
Presiden Sampaikan Tiga Strategi Ekonomi
>
Defisit Anggaran Sampai Oktober Rp 2,7 triliun
>
Pemerintah Anggarkan Rp 40,1 Triliun untuk Dana Alokasi Khusus
>
Pemerintah Sedang Susun Rancangan Penghapusan Buku Mutlak
>
BI Akan Bentuk Biro Informasi Kredit Terintegrasi
>
Pemerintah Akan Ubah Defisit APBNP 2004
>
Harga BBM Bisa Naik 30 Persen
>
Pemerintah Naikan Harga Minyak Dalam Negeri Setelah 100 Hari Kerja
>
Sejumlah LSM Persoalkan Kenaikan Anggaran Pertahanan
>
Tagihan Macet Bank BUMN Bakal Dihapus
>
Acuan Departemen Keuangan : Good Governance
>
Menyelamatkan Anggaran, Mengamankan Pajak
>
Menkeu: Defisit Anggaran Paling Baik di Kisaran Satu Persen
>
Industri Asuransi Minta Depkeu Susun Arsitektur Industri Jasa Keuangan
>
Deperindag-Depkeu Luncurkan Pertukaran Data
>
Implementasi White Paper Kurang dari 90 Persen
>
Mendagri Buka Rakor Gubernur se-Sumatera
>
Indonesia Minta Bank Dunia Hapuskan Biaya Komitmen Pinjaman
>
Jatim Kecewa Dana Perimbangan Pusat-Daerah
>
Daerah Boleh Menerbitkan Surat Utang
>
APBN Perubahan 2004 dan RAPBN 2005 Disetujui dengan Nota Keberatan
>
Surat Utang Negara Laris Terjual
>
Pemerintah Setuju Alihkan Utang Merpati
>
BPK Serahkan Laporan Hasil Pemeriksaan Semester I
>
Struktur Organisasi Departemen Keuangan Dirombak
>
Aset Properti PPA Akan Diverifikasi Final
>
Pemerintah Siapkan Dana Tunai Untuk Bayar Obligasi
>
Menkeu: Usulan Obligasi ASEAN Patut Ditindaklanjuti
>
Pemerintah Siap Jelaskan Soal Permata ke DPR
>
Setoran Laba BUMN Akan Berkurang
>
DPR Puji Realisasi APBN 2004
>
Wapres Usulkan Revisi RAPBN 2005 oleh Pemerintah Baru
>
Defisit Naik Menjadi 1,3 Persen
>
Korban Buyat Gugat Menkes
>
Pengusaha Menilai RAPBN 2005 Tidak Realistis
>
Pemerintah Tidak Akan Menaikkan Harga BBM
>
INDEF Minta RAPBN 2005 Diubah
>
Departemen Kelautan dan Perikanan Usulkan Peningkatan Dana
>
Menteri Boediono Mengaku "Keblasuk" Di Lapangan Banteng
>
Menteri Keuangan Tawarkan Obligasi dalam Seminar
>
Departemen Keuangan Masih Mengkaji Pencabutan Fiskal
>
Departemen Keuangan Belum Tahu Fiskal akan Dicabut
>
Defisit Anggaran 2005 Ditetapkan Sebesar 0,8 Persen
>
Penyelesaian White Paper Masih 20 Persen
>
Pemerintah Khawatirkan Pembentukan Zona Perdagangan Bebas Batam
>
Ditjen Pajak dan Depkeham Kerja Sama Pertukaran Data
>
Barang Impor untuk Penelitian Bebas Bea Masuk
>
Pemerintah Batasi Penilai Aset BPPN
>
Pemerintah Belum Menunjuk Penilai Aset BPPN
>
Depnakertrans Mengusulkan Biaya Paspor TKI Gratis
>
Penyetaraan Gaji Aparat Pajak Program Jangka Panjang
>
Menkeu: Dampak Kenaikan Harga Minyak Bisa Dikendalikan
>
Pemerintah Turunkan Tarif Bea Masuk Barang Cina
>
Boediono: Pertamina Belum Perlu Jual Aset
>
Pemerintah Belum Tunjuk Auditor Aset BPPN
>
Menkeu Setujui Pengalihan Utang Merpati
>
Bentuk Badan Layanan Umum Segera Dibentuk
>
Menag Ancam Cabut Ijin PT. Madu Jaya Maqbul
>
Pemerintah Akan Bentuk Badan Layanan Umum
>
Tiga Blok Migas Diminati Investor
>
Pengurangan Penjaminan Bank Diumumkan Setelah Pembahasan UU LPS
>
Penjualan Tanker Pertamina Menunggu Revaluasi Aset
>
Penerimaan Cukai Rp 11,8 Triliun
>
Audit Perusahaan Negara Harus Diserahkan ke BPK
>
Pemerintah Usulkan Subsidi BBM 2005 Rp 22 Triliun
>
Menkeu Belum Setujui Besaran Subsidi BBM 2004
>
Rasio Pajak 2005 Sebesar 13,55 Persen
>
Dana Nasabah Bank Asiatic dan BDB Diputuskan Akhir Juni
>
Permohonan Pailit Asuransi Diusulkan Hanya oleh Menkeu
>
Subsidi BBM Dinaikkan
>
Pemerintah Tak Khawatirkan Penurunan Rupiah
>
DPR Setuju Penghapusan Utang KUT Rp 5,7 Triliun
>
ADB Beri Potongan Bunga Pinjaman
>
BKPM Minta Departemen Serahkan Blue Print Perencanaan
>
Asosiasi Asuransi Usulkan Amandemen UU Kepailitan
>
Bank Permata Gembira dengan "Pinangan" BNI
>
Pemerintah Siapkan Penyelesaian Kasus Prudential
>
Pemerintah Siapkan APBN dengan Format Baru
>
Indonesia Bisa Kehilangan Rp. 4 Triliun Pertahun
>
Lima Menteri Ekonomi Dipanggil Presiden
>
Boediono Optimis Investasi Mengalir Akhir 2004
>
Pemerintah Daerah Akan Diizinkan Menerbitkan Obligasi
>
Obligasi Negara Kembali Diborong Pembeli
>
Depkeu Didesak, Segera Selesaikan Perpajakan Sektor Migas
>
Pemerintah Akan Beli Kembali Obligasi Negara
>
Penurunan Bea Masuk Beratkan Industri Hulu Baja
>
Pemerintah Akan Jual Obligasi Negara Pekan Depan
>
Pemerintah Pertimbangkan Saran IMF
>
Kronologi Skandal Bank Bali
>
Permintaan Obligasi Valas Membludak
>
Penjualan Obligasi Valas Kemungkinan Melebihi US$ 400 Juta
>
IMF Kaji Kemajuan Ekonomi Indonesia
>
|