|
Ekonomi
Pemerintah Akan Keliling Dunia, Jelaskan Soal Ekonomi Indonesia
Senin, 29 November 2004 | 22:46 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah akan melakukan perjalanan keliling (roadshow) awal tahun depan untuk menjelaskan kondisi ekonomi Indonesia kepada dunia internasional.
“Ini bukan deal roadshow untuk mencari pembeli obligasi, tetapi sekedar untuk merangsang perhatian dunia internasional,” kata Menteri Keuangan Jusuf Anwar dalam acara rapat dengar pendapat di Komisi Keuangan dan Perbankan DPR di Jakarta.
Menurut Jusuf, pemerintah akan menggugah perhatian dunia terhadap perekonomian Indonesia secara berkala. Pejabat sementara Ketua Badan Pengkajian Ekonomi dan Kerja Sama Internasional Anggito Abimanyu akan memimpin roadshow tersebut.
Dari perjalanan keliling dunia itulah, kata Jusuf, pemerintah akan memperoleh gambaran. Ini yang akan menjadi dasar bagi rencana penerbitan obligasi internasional (sovereignity bond) Indonesia. “Sekarang pemerintah belum punya rencana konkritnya,” katanya.
Menurut Menteri Keuangan, sampai sekarang pemerintah belum bisa menentukan apakah akan mengeluarkan obligasi dolar AS atau euro. Namun, pemerintah ada kemungkinan lebih cenderung menerbitkan obligasi dolar karena telah memiliki pengalaman. “Tetapi sebenarnya (pembahasan) belum sampai ke sana,” katanya.
Anggito sebelumnya mengatakan, pemerintah akan mulai melakukan menjajakan rencana penerbitan obligasi valuta asing ke dua lembaga pemeringkat utang internasional, yakni Standard & Poors dan Moodys Service International untuk memuluskan rencana penerbitan obligasi internasional tahun depan.
Pemerintah akan melobi dua lembaga itu untuk menaikan peringkat utang luar negeri Indonesia. Dengan naiknya peringkat utang, maka diharapkan ongkos yang harus dibayar untuk obligasi di luar negeri itu akan lebih murah. Saat ini Indonesia mendapat peringkat utang luar negeri B+ dari Fitch, B- dari Standard & Poors, dan B2 dari Moodys.
Amal Ihsan - Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|