Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi dan Bisnis

Kalbe Farma Bangun Pabrik Pengolahan Susu
Senin, 29 November 2004 | 21:51 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:PT Kalbe Farma Tbk. akan membangun pabrik pengolahan susu senilai SU$ 45 juta di Cikampek, Jawa Barat.

Kalbe akan membentuk perusahaan patungan dengan Morinaga Milk Industry Co. Ltd. dari Jepang. Dalam perusahaan patungan ini, Kalbe Farma akan menguasai 70 persen (senilai US$ 21,7 juta) dan Morinaga 30 persen (senilai US$ 9,3 juta).

Rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) Kalbe Farma hari ini menyetujui rencana investasi pembangunan pabrik pengolahan susu tersebut. “Rencana ini bagian dari rencana pengembangan usaha untuk meningkatkan kinerja perusahaan,” kata Direktur Kalbe Farma Vidjongtius.

Kalbe Farma dan Morinaga akan melaksanakan perjanjian pembentukan perusahaan patungan pada pertengahan Desember 2004 dan berharap izin persetujuan dari Departemen Hukum akan turun pada Februari 2005.

Menurut dia, 70 persen dari total investasi pembangunan pabrik atau senilai US$ 31 juta berasal dari dana sendiri. Sisanya, US$ 14 juta berasal dari pinjaman bank. ”Pinjaman bank senilai US$ 14 juta ini akan dilakukan perusahaan patungan, setelah badan hukum dari usaha patungan dibentuk,” katanya.

Vidjongtius mengatakan, setelah mendapat persetujuan dari RUPSLB, pembangunan pabrik susu menurut rencana akan dimulai pada kuartal kedua 2005. Pembangunan konstruksi pabrik diperkirakan memakan waktu 1,5 tahun. Setelah itu, perusahaan akan melakukan uji coba produksi selama enam bulan.

“Jadi, komersialisasi produk susu dari pabrik baru dimulai pertengahan 2007,” kata Vidjongtius sebelumnya. Sampai saat ini, menurut dia, pembuatan produk susu Kalbe Farma masih menyewa tempat di pabrik lain.

Yuliawati - Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Kepala BKPM Usulkan BKPM Langsung di Bawah Presiden
Pemerintah Segera Ajukan RUU Investasi ke DPR
Pemerintah Godok Rencana Pembangunan Jalan Tol 1.500 Kilometer Di Jawa-Bali
Inggris Berharap Peraturan Penghambat Investasi Direvisi
Bank Indonesia Minta Otoritas Bursa Genjot Investor Lokal
AS Minta Indonesia Perbaiki Iklim Investasi
SBY Incar Miliaran Dolar dari APEC
Indo Farma Akan Up Grade Pabrik 2005
Industri Farmasi Lebih Diminati Investor Asing
Tagihan Macet Bank BUMN Bakal Dihapus
> selengkapnya...


Referensi

PP RI No. 3 Tahun 2004 Tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara RI Ke Dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan ( Persero ) PT. Rajawali Nusantara Indonesia
Kepres RI No. 87 Thn.2003 Tentang Tim Nasional Peningkatan Ekspor Dan Peningkatan Investasi
UU RI No. 25 Tahun 2000 Tentang Program Pembangunan Nasional ( Propenas ) Tahun 2000-2004
> selengkapnya...

Website

Bursa Efek Surabaya


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< November,2004>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data