Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi dan Bisnis

ASEAN Tawarkan Kerja Sama Perluas Jaringan Pipa Gas
Jum'at, 26 November 2004 | 22:38 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:ASEAN melalui Asean Council On Petroleum (ASCOPE) akan menawarkan kerja sama pada Jepang, Korea dan Cina untuk investasi dalam pengembangan proyek jalur pipa gas trans ASEAN.

Hal ini merupakan hasil dari pertemuan Bussines Forum For Natural Gas yang diselenggarakan di Jakarta (26/11). Menurut Dirjen Migas Iin Arifin Takhyan dalam proyek pipa gas ini memang belum pada tahap implementasi. "Baru dilakukan pembicaraan dan kelanjutannya memang kemungkinan dalam bentuk joint venture," tambahnya.

Masalah pipa ini, tambah Iin sebenarnya untuk implementasi pembangunnannya telah dirintis dari Indonesia. "Itu karena inddonesia sebagai produsen terbesar gas bumi," ucapnya.

Indonesia saat ini sudah membangun pipa dari Natuna Barat ke Malayasia dan juga dari Sumatera ke malaysia serta Singapura. Dia berharap jika ini terwujud jaringan pipa antara ASEAN dan Jepang, Korea dan China maka akan tercipta efisiensi dan harga pasar. "Hal itu dapat tercipta karena ada jaringan pipa dimana pemasok masuk ke pipa dan hasil yang keluar jadi multi seller atau buyer maka disitu terbentuklah harga sehingga lebih efisien," ungkapnya.

Hasil pertemuan tersebut menghasilkan upaya negara di kawasan ASEAN dan Jepang, Korea dan Cina untuk mengembangkan sistem pengusahaan gas. Selain itu juga ditawarkan kerja sama untuk berinvestasi dalam kegiatan usaha industri gas bumi. "Tapi dalam pertemuan ini hanya sekedar bertukar informasi dan belum ada deal-deal,"ucap Iin.

Dalam forum bisnis ini, lanjut Iin masing-masing negara menyampaikan keinginan-keinginannya yang disampaikan baik oleh produsen maupun konsumen. "Tapi tidak ada langsung bisnis deal dan nanti akan dilanjutkan bisnis-to bisnis masing-masing," tuturnya. (muhamad fasabeni)

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Indonesia Harus Mencari Energi Alternatif


Website

PT PLN (Persero)
Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC)
PT Pertamina


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Jalur Selatan Kereta Api Normal Kembali
Kecil Kemungkinan Beda Awal Puasa dan Lebaran
Tunai Rp 1 Milyar Bagi Peraih Emas Olimpiade
Amrozy cs Dikunjungi Kerabat
Mahasiswa Kediri Demo Tuntut Pengusutan Dana Hibah Persik

<< November,2004>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data