Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi dan Bisnis

Pertamina akan Lanjutkan Negosiasi dengan ExxonMobil
Jum'at, 26 November 2004 | 22:03 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Sugiharto sebagai pemegang saham wakil pemerintah di pertamina mengatakan akan melanjutkan proses negosiasi dengan ExxonMobil Indonesia.

"Pasti akan kami lanjutkan, karena negosiasi belum selesai. Jadi akan kami teruskan secara prudent," kata Sugiharto kepada wartawan, Jumat (26/11) di Jakarta.

Namun, Sugiharto belum bisa memastikan apakah kontrak dengan ExxonMobil akan diperpanjang atau tidak. Dia akan melihat terlebih dahulu sejauh mana perpanjangan kontrak tersebut bisa memberikan keuntungan yang lebih baik bagi negara. "Jadi, apapun nanti yang akan saya lakukan adalah untuk sebesar-sebesarnya keuntungan negara," katanya.

Beberapa waktu yang lalu, disela-sela konfrensi tingkat tinggi negara, anggota Asia Pasifik Economic Cooperation di Santiago-Chile, Presiden Amerika Serikat George W Bush meminta kepada pemerintah Indonesia agar, kerjasama antara ExxonMobil dan Pertamina segera diefektifkan dalam menggarap ladang minyak dan gas blok Cepu di Bojonegoro Jawa Timur. Permintaan tersebut disampaikan Bush saat bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di konfrensi APEC.

ExxonMobil selaku kontraktor penasehat teknis Pertamina di Cepu meminta agar kontraknya yang berakhir pada 2010 diperpanjang selama 20 tahun sampai 2030.

Namun, permintaan itu ditolak oleh Pertamina dengan surat yang dilayangkan ke ExxonMobil pada tanggal 26 Agustus 2004 yang lalu. Dalam surat tersebut berisi penegasan untuk tidak memperpanjang kontrak dengan beberapa alasan. Antara lain, soal bagi hasil yang tidak memadai, kompensasi, dan keinginan ExxonMobil menjadi operator di blok tersebut.

Selanjutnya, pertamina akan mengelola sendiri blok Cepu setelah 2010, namun tidak tertutup kemungkinan akan menggandeng mitra lain jika dirasa perlu. Pertamina tidak melarang jika ExxonMobil hendak mengajukan penawaran setelah 2010. erwin daryanto

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Harga Elpiji Akan Naik
Kurtubi: Perusahaan Lain Di bawah Pertamina Dibubarkan Saja
Pertamina Boleh Pinjam Bank untuk Tingkatkan Stok BBM
Gapoksi VII Minta Pertamina Tindak Tegas Penyimpangan BBM
Kasus Karaha Bodas Dilaporkan Ke KPK
Pertamina Buat Perusahaan Distribusi Gas
Pertamina Akan Menaikkan Cadangan BBM
Karyawan Pelumas Cilacap, 'Kencing' Sembarangan Ditangkap
Harga Minyak Tanah Meroket di Lombok, Pertamina Gelar Operasi
Dirut Pertamina Mundur Jika Pemerintah Bayar KBC
> selengkapnya...


Referensi

Kasus Korupsi Prioritas Kerja 100 Hari Polri
UU RI No. 22 Tahun 2001 Tentang Migas

Website

PT Pertamina


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

DPRD Siantar BerhentikanWali Kota dan Wakilnya
Taksi Terbakar di Jalan MT Haryono
Presiden Diminta Beri Sanksi Heru Lelono
Selasar Sunaryo Gelar 'A Decade Of Dedication'
Penyidikan Korupsi PT Telkom Senilai Rp 110 Miliar Terancam Macet

<< November,2004>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data