Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi dan Bisnis

Gajah Tunggal Petrochem Konversi Utang Menjadi Saham
Jum'at, 26 November 2004 | 06:20 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Gajah Tunggal Tbk menyetujui rencana konversi saham anak perusahaannya, yakni PT Gajah Tunggal Petrochem Industries Tbk (GT Petrochem) dalam rangka penyelesaian utang.

Jumlah saham yang dikeluarkan dalam rangka konversi sebanyak 1,649 miliar saham baru dari simpanan (portepel) perseroan tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu, dengan harga nominal Rp 500. Pengeluaran saham tersebut mengakibatkan peningkatan modal dari Rp 1,120 trilliun menjadi Rp 1,944 trilliun.

Konversi saham dilakukan atas utang GT Petrochem kepada HSBC Trustee senilai US$ 73,3 juta dalam bentuk Floating Rate Note (FRN) Tranche C , serta utang perseroan ke Garibaldi senilai Rp 164,9 miliar. Dari proses konversi, kepemilikan saham baru oleh HSBC Trustee sebanyak 1,319 miliar dan Garibaldi sebanyak 329 juta saham baru.

Dari kepemilikan saham ini, terdapat perubahan struktur kepemilikan GT Petrochem dimana HSBC Trustee menguasai 34,94 persen dan Garibaldi sebesar 19,94 persen, masyarakat 16,75 persen, sedang sisanya dimiliki oleh GT.

Selain persetujuan konversi saham, RUPSLB menyetujui restrukturisasi perusahaan. RUPSLB menyetujui pengambilalihan Gajah Tunggak atas seluruh aktiva tetap divisi tired cord GT Petrochem senilai Rp 1,045 triilliun. Pembayaran akan dilakukan dengan cara novasi atau pengalihan sebagian utang GT Petrochem kepada HSBC Trustee senilai US$ 30 juta ke perusahaan serta pelunasan sebagian utang perusahaan tersebut kepada Gajah Tunggal.

Pengambilalihan seluruh aktiva tetap PT Sentra Sintetikajaya (SSJ) sebagai salah satu anak perusahaan GT Petrochem senilai Rp 644 miliar. Pengambilalihan ini dilakukan dengan cara pelunasan sebagian utang Sentra ke Gajah Tunggal.

Selain itu RUPSLB menyetujui divestasi kepemilikan 51 persen saham perusahaan di PT Langgeng Bajapratama, anak perusahaan yang memproduksi kawat baja. Pelepasan Langgeng dilepaskan kepada GT Prakarsa yang juga sebagai pemegang saham. "Dilepasnya Langgeng karena industri kawat tidak menguntungkan, terakhir Langgeng negatif modal Rp 41 miliar," ujar Mulyati Ghozali,Vice President GT.

Dengan adanya restrukturisai maka kepemilikan saham Gajah Tunggal pada GT Petrochem menjadi 28,36 persen dari jumlah sebelumnya 50,01 persen. Dan kepemilikan Gajah Tunggal pada Langgeng enjadi hilang sama sekali.

Menurut Kisyuwono, Direktur Gajah Tunggal, rasio utang menjadi berkurang dari US$ 661 juta, setelah konsolidasi menjadi US$ 296 juta pada tahun depan, dan ditahun 2006 diperkirakan menjadi US$ 253 juta. "Sehingga rasio utang setelah konsolidasi menjadi 25 persen," katanya

Sampai dengan September 2004,laba bersih yang diperoleh Gajah Tunggal sebesar Rp 263 miliar, turun drastis dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 1,075 trilliun.

Menurut Kisyuwono, terjadinya penurunan pendapatan karena rugi kurs. Adapun penjualan mengalami peningkatan, sampai dengan September 2004 memperoleh Rp 5,241 trilliun sedangkan pada periode yang sama tahun 2003 memperoleh Rp 4,351 trilliun.

Adapun GT Petrochem mencatat laba sampai dengan September 2004 sebesar Rp 115 miliar, turun drastis dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp 1,009 trilliun. Berkurangnya laba disebabkan perusahaan mengalami rugi kurs.

Setelah mendapat persetujuan RUPSLB,maka rencana ini segera direalisasi dan ditargetkan selesai sampai akhir tahun 2004.(Yuliawati)

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< November,2004>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data