Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekbis

Pemerintah Godok Rencana Pembangunan Jalan Tol 1.500 Kilometer Di Jawa-Bali
Kamis, 25 November 2004 | 15:54 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Pemerintah sedang menggodok persiapan pembangunan jalan tol 1.500 kilometer di pulau Jawa dan Bali. Pembangunan direncanakan berlangsung lima tahun, dengan tujuan sebagai jalur transportasi yang memacu peningkatan investasi di masa depan.

Menteri Dalam Negeri M. Ma'ruf menyatakan, pemerintah memiliki program pembangunan infrastruktur dalam periode lima tahun ke depan. Karena, selama ini Indonesia sudah ketinggalan dari sisi pembangunan infrastruktur. Fokus pembangunan infrastruktur adalah pembangunan jalan tol. "Pemerintah berharap dalam waktu lima tahun menambah percepatan pembangunan jalan tol," kata Ma'ruf seusai rapat dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla, di Istana Wakil Presiden, Kamis (25/11). Rapat tersebut khusus membahas pembangunan infrastruktur daerah, perumahan rakyat, dan pengembangan ekonomi daerah.

Selain Mendagri, rapat juga dihadiri Menteri Keuangan Jusuf Anwar, Kepala Badan Pertanahan Nasional Lutfhi Nasoetion, dan seluruh gubernur se-Jawa Bali.

Ma'ruf mengatakan, pembangunan jalan tol tersebut meliputi seluruh provinsi di Jawa dan Bali. Nantinya, pemerintah akan menentukan prioritasnya, dengan mendayagunakan potensi-potensi pendanaan di dalam negeri. "Jadi kita tadi berkumpul dengan gubernur seluruh Jawa Bali. Semua kita akan minta bagaimana penyiapan lahan di daerah-daerah dan sedikit mungkin menimbulkan masalah-masalah," ujarnya.

Di tempat yang sama, Menteri Keuangan Yusuf Anwar menyatakan, pendanaan pembangunan jalan tol ini berasal dari dana non APBN. Pendanaannya, katanya, dengan memanfaatkan dana-dana dari sektor swasta dan dari luar negeri. "Jadi dengan cara menciptakan iklim yang bagus untuk swasta berinvestasi (jalan tol)," katanya.

Berdasarkan agenda, wakil presiden juga akan mengadakan rapat terbatas dengan tujuh menteri membahas rencana peningkatan infrastruktur di kantornya, nanti malam. Para menteri yang hadir adalah Menko Perekonomian Aburizal Bakrie, Menteri Dalam Negeri M Ma'ruf, Menteri Keuangan Yusuf Anwar, Menteri Pekerjaan Umum Joko Kirmanto, Menteri Negara Riset dan Teknologi Kusmayanto Kadiman, Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional Bappenas Sri Mulyani, Menteri Negara BUMN Sugiharto, Gubernur Bank Indonesia Burhanuddin Abdullah, serta sejumlah direktur jenderal Departemen Perhubungan.

Yura Syahrul - Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Inggris Berharap Peraturan Penghambat Investasi Direvisi
Bank Indonesia Minta Otoritas Bursa Genjot Investor Lokal
AS Minta Indonesia Perbaiki Iklim Investasi
SBY Incar Miliaran Dolar dari APEC
Jakarta Lengang, Bekasi-Blok M 30 Menit
Jasa Marga Bingung Tangani Sopir Truk Kontainer
Truk Gandeng Nekat Lewat Tol Jakarta-Cikampek
Tol Jagorawi Akan Sediakan Fasilitas Bagi Pemudik
Tol Jagorawi Licin Rawan Kecelakaan
Indo Farma Akan Up Grade Pabrik 2005
> selengkapnya...


Referensi

PP RI No. 3 Tahun 2004 Tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara RI Ke Dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan ( Persero ) PT. Rajawali Nusantara Indonesia
Kepres RI No. 87 Thn.2003 Tentang Tim Nasional Peningkatan Ekspor Dan Peningkatan Investasi
UU RI No. 25 Tahun 2000 Tentang Program Pembangunan Nasional ( Propenas ) Tahun 2000-2004
> selengkapnya...

Website

PT Jasa Marga
Bursa Efek Surabaya


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< November,2004>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data