|
Ekonomi dan Bisnis
Departemen Perindustrian Usul Tambah Satu Direktorat
Kamis, 25 November 2004 | 06:55 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Departemen Perindustrian mengusulkan penambahan satu direktorat dalam struktur organisasi instansi tersebut.
Penambahan direktorat ini berkaitan dengan pemisahan Departemen Perindustrian dan Perdagangan menjadi Departemen Perindustrian dan Departemen Perdagangan.
Menteri Perindustiran Andung Nitimihardja mengatakan satu direktorat tambahan itu adalah Direktorat Jenderal Industri Alat Transportasi dan Telematika. "Tugasnya melakukan perumusan kebijakan, standarisasi dan penyelenggarakan urusan pemerintah tertentu dibidang industri alat transportasi dan telematika," kata Andung saat rapat kerja dengan Komisi Perindustrian dan Perdagangan DPR RI di Jakarta, Rabu (24/11).
Adapun direktorat lain menyangkut industri tidak berubah seperti pada pemerintahan sebelumnya. Direktorat itu antara lain Direktorat Industri Agro dan Kimia, Direktorat Industri Logam, Mesin, Tekstil, dan Aneka, serta Direktorat Industri Kecil dan Menengah.
Menurut Andung, usulan struktur organisasi Departemen Perindustrian ini telah disampaikan ke kantor menteri Pemberdayagunaan Aparatur Negara (PAN) pada 9 November kemarin.
Andung mengatakan, pertimbangan pembentukan satu direktorat tersebut ada beberapa hal.
Pertama, sesuai dengan rencana visi dan misi pengembangan industri nasional yang diprioritaskan kepada pembangunan industri dimaksud. "Sebagai gambaran potensi pasar dunia industri alat transprotasi dan elektronika pada 2000, mencapai US$ 2 triliun, sedangkan pangsa pasar produk Indonesia dalam kelompok tersebut relatif masih kecil," kata Andung.
Kedua, melihat geografis dan wilayah Indonesia. Dalam hal ini alat transportasi merupakan kebutuhan vital yang sangat strategis dalam pembangunan nasional. Ketiga, industri alat transportasi saat ini memerlukan dukungan penuh pemerintah agar memenuhi kebutuhan dalam negeri. Keempat, menindak lanjuti akibat dari rasionalisasi direktorat jendral dilingkup industri pada penggabungan Deperindag tahun 1995. muhamad nafi
INDEKS BERITA LAINNYA :
|