Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi

Menteri Perdagangan: APEC Tingkatkan Posisi Indonesia
Rabu, 24 November 2004 | 15:25 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu mengungkapkan, pertemuan Forum Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) di Santiago akhir pekan lalu memberikan keuntungan bagi Indonesia. Pertemuan itu akan meningkatkan posisi tawar Indonesia dalam negosiasi perdagangan dunia.

“Hasil pertemuan APEC tahun ini baik sekali,” kata Mari. Meskipun Mari mengakui, hasil pertemuan APEC ini tidak mengikat, karena tidak memberikan keputusan yang wajib dilakukan anggota-anggotanya, tapi mempunyai kekuatan moral untuk merealisasikan konsensus yang telah dicapai.

Menurut Mari, pertemuan APEC itu mendorong proses dan komitmen perjanjian negara-negara APEC di beberapa bidang seperti perekonomian. Hasil pertemuan ini akan ditingkatkan menjadi negosiasi dalam tingkat pertemuan lanjutan di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).

WTO merupakan kerangka perdagangan multilateral yang mengikat. Karena itu, perlu dilakukan penguatan lobi untuk mengusung kepentingan negara-negara berkembang seperti Indonesia. “Melalui APEC-lah lobi-lobi awal ini dibangun,” katanya.

Dalam WTO semua negara mempunyai posisi yang sama, sehingga jika terjadi persengketaan perdagangan bisa diselesaikan melalui Badan Penyelesaian Sengketa Perdagangan WTO. “Minimal jika ada sengketa dengan Amerika, Indonesia bisa membawa masalah ini ke Badan Penyelesaian Sengketa yang ada di WTO.”

Dari pertemuan Santiago, menurut Mari, semua negara anggota APEC mempunyai komitmen untuk mendorong dan ikut serta untuk merealisasikan kesepakatan WTO sebelumnya, seperti Agenda Pembangunan Doha (Doha Development Agenda).

Secara umum, Mari juga menilai, pertemuan APEC telah menghasilkan keputusan terhadap tujuan awal didirikannya APEC, yaitu bagaimana menghasilkan perdagangan bebas dan investasi pada 2010 dan 2020 yang akan dilakukan melalui tiga cara, yakni liberalisasi, fasilitas investasi perdagangan, serta kerja sama teknis dan ekonomi.

Muchamad Nafi - Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Para Pemimpin APEC Sepakat untuk Kurangi Hambatan Perdagangan
AS Minta Indonesia Perbaiki Iklim Investasi
WTO: Kesepakatan Perdagangan Regional Tak Ancam Negosiasi Perdagangan Global
SBY Incar Miliaran Dolar dari APEC
Presiden Yudhoyono Akan Bertemu Howard pada Pertemuan APEC
Indonesia Memperjuangkan Negara Berkembang di Konferensi APEC
Indonesia-Rumania Bahas Kerja Sama Persenjataan
Presiden Megawati Terima Kunjungan Presiden Rumania
Usulan Negara Berkembang Diterima
APEC Ditutup Hari Ini
> selengkapnya...


Website

Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC)


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Begini Rasanya Menjadi Pegawai Pertama Google
Pusat Perbelanjaan di Semarang Mulai Ramai
Soekarwo Dekati Persatuan Guru Republik Indonesia
Presiden Buka Puasa di Kediaman Ketua DPD
Indonesia Diminta Garap Energi Iran

<< November,2004>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data