Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi

Departemen Pertanian AS Tak Temukan Kasus Sapi Gila Baru
Rabu, 24 November 2004 | 11:30 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Departemen Pertanian Amerika Serikat menyatakan, seekor hewan ternak yang awalnya diduga terjangkit penyakit sapi gila atau bovine spongiform encephalopathy (BSE), bebas dari penyakit tersebut. Hewan ini dinyatakan bebas setelah menjalani tes selama dua kali, hasilnya tetap negatif.

Menurut Deputi Adminstrator Layanan Pemeriksaan Kesehatan Tanaman dan Hewan Departemen Pertanian John Clifford, para ilmuwan telah melakukan dua kali tes dan hasil dari kedua tes itu negatif.

“Tes pertama selesai Senin (22/11), hasilnya negatif. Tes kedua yang selesai Selasa (23/11), hasilnya juga negatif,” kata Clifford.

Departemen Pertanian memerintah dilakukannya tes ini Kamis pekan lalu, setelah pada tes pendahuluan yang hasilnya tidak terlalu meyakinkan, sapi itu disarankan untuk dibunuh. Sejauh ini, pemerintah Amerika Serikat tetap tidak mau menyebutkan usia, jenis kelamin, dan berasal dari mana hewan ternak tersebut.

Industri peternakan sapi Amerika Serikat menunggu dengan cemas selama Departemen Pertanian melakukan tes selama lima hari tersebut. Para pelaku industri peternakan khawatir akan ditemukan lagi yang kedua kalinya kasus penyakit sapi gila yang menyerang otak sapi itu. Total bisnis industri peternakan di negara ini mencapai sekitar US$ 32 miliar.

Begitu hasil tes diketahui negatif, perdagangan lima perusahaan peternakan di Chicago Mercantile Exchange kemarin langsung naik. Untuk kontrak pengiriman Desember ditutup naik 2,6 sen menjadi US$ 87,25 sen per pon.

Vice President Asosiasi Peternakan Sapi Nasional Chandler Keys mengaku, tidak terkejut dengan hasil tes yang negatif, karena sejak awal sudah memperkirakannya.
Para analis memperkirakan, kontrak berjangka peternakan akan dibuka naik US$ 0,50-1,50 sen per pon lebih tinggi pada perdagangan pagi ini waktu setempat, karena kabar baik dari Departemen Perdagangan tersebut.

Seperti diketahui, kasus penyakit sapi gila pertama kali ditemukan di Amerika Serikat Desember tahun lalu. Waktu itu yang terserang adalah sapi perah jenis Holstein dari negara bagian Washington.

Akibat peristiwa tersebut, ekspor sapi Amerika Serikat senilai US$ 3,8 miliar menjadi terhenti, meskipun beberapa negara tetap melakukan pemesanan. Kejadian ini juga membuat pemerintah Amerika memperketat pengawasan dan keamanan, termasuk larangan penggunaan hewan ternak yang sakit untuk makanan manusia.

Departemen Pertanian telah melakukan serangkaian tes ke lebih dari 121 ribu hewan ternak sejak Juni, sebagai upaya untuk mendeteksi adanya penyakit sapi gila.

Kuartal lalu, kantor kementerian ini melaporkan adanya dua ekor hewan ternak yang diindikasikan terkena penyakit itu dalam tes pendahuluan. Namun, setelah dilakukan tes yang lebih teliti, kedua ekor hewan ternah itu dinyatakan bebas dari penyakit sapi gila.

Reuters/Grace - Tempo


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Belum Ada Indikasi Penyakit Mulut dalam Daging Sapi
120 Ton Daging Sapi Busuk Dimusnahkan
Badan Karantina Pastikan Sisa Daging Ilegal Musnah
Larangan Impor Daging AS Dicabut Besok
Rumah Jagal Tidak Kurangi Pasokan Daging Sapi
Bea Cukai Curigai Dua Importir Daging Ilegal
Sapi Ilegal Dimusnahkan
Bungaran Tekan Badan Karantina Atasi Daging Ilegal
Pedagang Daging Tradisional Resah
Polisi Tangani Kasus Daging Selundupan
> selengkapnya...


Referensi

Larangan Impor Daging Sapi Amerika Serikat

Website

Departemen Kesehatan


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Keliling Dunia KPU Dinilai Tak Efektif
Maradona Anggap Blatter Budak
Perpres Penataan Ruang Megapolitan DIsambut Baik
Calon Legislator Muda Rentan Disuap
Diusulkan Dicopot Gara-gara Super Toy, Heru Lelono Marah

<< November,2004>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data