Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi dan Bisnis

Gubernur Tokyo Menyayangkan Pemboikotan Beijing
Selasa, 23 November 2004 | 19:31 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemboikotan yang dilakukan oleh kota Beijing dengan tidak menandatangani deklarasi Jakarta sebagai hasi sidang pleno 4 Asian Network of Major Cities (ANMC) 21 sangat disayangkan oleh berbagai pihak.

Tokyo, sebagai salah satu anggota dari 12 kota yang tergabung dalam ANMC sangat menyayangkan sikap Beijing tersebut.

"Sangat disayangkan saat ini ada perwakilan yang tidak menunjukkan toleransi. Ia memboikot pertemuan ini," kata Gubernur Tokyo selaku kepala sekretariat ANMC 21, Shintaro Ishihara dalam sambutan penutupan sidang pleno ANMC 21 di Hotel Borobudur Jakarta, Selasa (23/11).

Menurutnya, Beijing sangat tidak menerapkan sikap toleransi yang berdasarkan persahabatan. Namun demikian, lanjut Shintaro, pemboikotan Beijing merupakan salah satu bentuk progres dari kehidupan manusia dimana pasti selalu ada perbedaan.

Pada kesempatan itu, Shintaro menyatakan puas terhadap penyelenggaraan ANMC 21 di Jakarta yang dinilai sukses. Menurutnya, kerja sama antara kota-kota besar di Asia perlu dilakukan secra berkelanjutan. Alasannya, orang-orang Asia memiliki tempat dan potensi kesepahaman bersama dan itu sangat berguna dalam mengahadapi tantangan kehidupan khususnya masalah yang berkenaan dengan kemanan dunia.

Shintaro menyatakan, setiap kota selalu memiliki masalah yang kompleks dan tidak mungkin menyelesaikannya sendiri. Karena itulah, lanjutnya, sangatlah tepat melakukan kerja sama dengan kota-kota lain demi kemajuan dan perkembangan wilayahnya. "Persoalan yang kita hadapi sangat banyak, satu kota tidak bisa melakukan pertukaran budaya, energi sendiri harus secara bersama-sama," katanya.

Sidang pleno ANMC 21 berlangsung sejak 21 November 2004 lalu dan dihadiri oleh walikota dan gubernur dari 12 kota besar di Asia. Yaitu, Jakarta sebagai tuan rumah, Tokyo, Beijing, Seoul, Manila, Kuala Lumpur, New Delhi, Taipei, Hanoi, Bangkok, Singapura dan Yangon. suryani ika sari

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Malaysia Tawarkan Investasi Apartemen
Menpera Segera Bentuk SMF Properti
Pengembang Akan Bangun Rumah Susun Murah
REI DKI Jajaki Kerja Sama dengan Bank Syariah


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< November,2004>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data