Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

WTO: Kesepakatan Perdagangan Regional Tak Ancam Negosiasi Perdagangan Global
Sabtu, 20 November 2004 | 13:17 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) menyayangkan suara-suara yang menyatakan bahwa kesepakatan perdagangan regional akan mengancam negosiasi perdagangan global.

Direktur WTO Stuart Harbinson mengatakan, pendapat yang mengatakan bahwa WTO tidak mementingkan kesepakatan multilateral itu sama sekali tidak menyehatkan.

Saat ini sudah ada 150 kesepakatan perdagangan regional dan 70 kesepakatan lainnya yang akan dibuat sampai akhir 2007. “Total akan mencapai 300 kesepakatan perdagangan,” kata Harbinson, ketika berbicara di depan pelaku-pelaku bisnis di Santiago, Chile.

Pertemuan dengan para pelaku bisnis ini pararel dengan pertemuan tingkat tinggi 21 negara anggota Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) di bidang politik selama dua hari.

Menurut dia, kesepakatan-kesepakatan perdagangan regional ini justru sejalan dengan kesepakatan multilateral.

Tak seperti aturan perdagangan WTO yang memiliki standar yang berlaku di seluruh dunia, kesepakatan bilateral atau kesepakatan perdagangan regional sangat bervariasi dan bertindak diskriminasi terhadap negara atau wilayah lain di luar kesepakatan tersebut. Aturan perdagangan yang ada dalam kesepakatan bilateral maupun regional ini pun memiliki aturan yang bermacam-macam.

Ekonom Amerika Serikat Fred Bergsten memperingatkan, kesepakatan perdagangan regional akan menghasilkan blok-blok perdagangan yang akan terpusat di satu wilayah saja, seperti di Eropa atau Amerika atau Asia saja.

“Ini akan menimbulkan sistem perdagangan tripolar yang membahayakan,” kata Bergsten. Amerika Serikat misalnya, akan kehilangan ekspor sekitar US$ 25 miliar per tahun, jika kesepakatan perdagangan Asia Timur terealisasi.

Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong menekankan, perlunya tali penghubung yang melintas sepanjang Pasifik, antara Asia dan Amerika.

“Jika tali penghubung ini terputus, perdagangan dunia akan timpang dan perjanjian-perjanjian WTO bisa berakibat fatal,” katanya.

Kepala Dewan Penasehat Bisnis APEC Hernan Somerville mengingatkan para pemimpin (negara) terhadap permintaan dewan agar mempelajari prospek tentang kawasan perdagangan bebas, yang bisa mengontrol separuh dari perdagangan dunia.

Menurut dia, dewan tidak meminta para pemimpin (negara) itu melakukan negosiasi terhadap kesepakatan kawasan perdagangan bebas Asia Pasifik. “Kami hanya meminta agara pemimpin itu mempelajari kemungkinan-kemungkinan itu,” kata Somerville.

Berdasarkan hasil studi, para pemimpin negara anggota APEC dapat menggunakan studi itu sebagai alat untuk mempercepat tercapainya negosiasi WTO.

AFP/Grace S Gandhi - Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

SBY Incar Miliaran Dolar dari APEC
Presiden Yudhoyono Akan Bertemu Howard pada Pertemuan APEC
Indonesia Memperjuangkan Negara Berkembang di Konferensi APEC
Indonesia-Rumania Bahas Kerja Sama Persenjataan
Presiden Megawati Terima Kunjungan Presiden Rumania
Usulan Negara Berkembang Diterima
APEC Ditutup Hari Ini
APEC Rekomendasikan Penerbitan Obligasi Regional


Website

Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC)


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Penyidikan Korupsi PT Telkom Senilai Rp 110 Miliar Terancam Macet
Wakil Presiden: Cina dan Indonesia Saling Membutuhkan
Jumlah Peserta Jamkesmas Kurang dari Kuota Pemerintah
Menteri Pendidikan Tak Percaya Pengaduan Guru Kontrak di Sabah
Kapolda Jawa Barat Copot Dua Kapolsek

<< November,2004>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data