Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Pemerintah Jajaki Kerja Sama Energi Dengan Sejumlah Negara
Rabu, 17 November 2004 | 20:25 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro mengatakan, pemerintah akan menjajaki kerja sama di bidang energi dengan sejumlah negara.

Penjajakan ini akan dilakukan saat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menghadiri konferensi tingkat tinggi negara-negara yang tergabung dalam Forum Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) di Santiago, Chili pada Sabtu (20/11) dan Minggu (21/11)..

“Kedatangan Presidien ke Chili memang dalam rangka APEC. Tapi ada beberapa pertemuan bilateral yang akan dilakukan dengan banyak negara,” kata Purnomo, usai rapat kabinet terbatas di Kantor Presiden, Jakarta.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral merupakan salah satu menteri kabinet yang akan menyertai rombongan presiden berangkat ke Chili.

Di sela-sela pertemuan APEC itu, presiden akan menjajaki kerja sama dengan negara lain dalam pertemuan bilateral, terutama kerja sama di bidang energi dan pertambangan.

“Saat ini saya sedang mempersiapkan upaya tersebut,” kata Purnomo. Dia berharap, presiden dapat bertemu dengan kepala negara dari Amerika Serikat, Rusia, dan Cina untuk membicarakan kemungkinan kerja sama tersebut. Namun, Purnomo belum bisa menjelaskan secara rinci bentuk kerja sama tersebut. “Saya masih menyusun rencana itu,” katanya.

Yang jelas, menurut menteri, sudah ada penjajakan kerja sama energi dengan pemerintah Chili. Kerja sama tersebut berupa penjualan gas alam cair (LNG) ke negara itu. “Chili sudah melakukan penjajakan untuk membeli LNG dari Indonesia,” katanya.

Yura Syahrul - Tempo


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pemerintah Akui Belum Mencukupi Air Bersih di Daerah Tertinggal
Libya Ajak Indonesia Ikut Tender Blok Migas
Investor Hanya Minati 12 Blok Migas
Presiden Akan Resmikan FPSO Belanak
KPK akan Supervisi Kasus Audit Departemen Energi
WALHI Gugat Newmont
Subsidi BBM dan Listrik Tidak Mungkin Dicabut Tahun Ini
Pemerintah Kemungkinan Tolak Harga 100 Persen Saham KPC
Indonesia Usulkan Harga Minyak OPEC US $ 30 Per Barrel
Pemerintah Tak Akan Intervensi Kasus Exxon Cepu
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< November,2004>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data