|
harga minyak dunia
Harga Minyak di Asia Terus Turun
Selasa, 16 November 2004 | 13:47 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Harga minyak terus turun tajam hari ini, seiring dengan harapan krisis pasokan selama musim dingin akan segera teratasi.
Harga minyak mentah ringan di New York Mercantile Exchange untuk kontrak pengiriman Desember anjlok US$ 23 sen menjadi US$ 46,64 per barel, satu jam setelah perdagangan elektronik di Asia dibuka.
Harga minyak juga turun, karena tidak jadi dilakukannya aksi demo besar-besaran di Nigeria.
Sebelumnya, serikat pekerja di negara itu mengancam melakukan demonstrasi besar-besaran. Tapi setelah pemerintah setuju untuk mengkaji ulang rencana menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) di dalam negeri, aksi demo itu tak jadi dilakukan.
Nigeria memproduksi minyak 2,5 juta barel per hari dan merupakan negara pengekspor minyak ketujuh terbesar di dunia.
Penurunan harga minyak ini melanjutkan penurunan harga selama beberapa hari terakhir, setelah akhir bulan lalu sempat mencatat rekor harga tertinggi. Pada 22 Oktober dan 26 Oktober, harga minyak sempat mencapai US$ 55,17 per barel.
“Harga minyak masih tinggi, meskipun saat ini harga minyak turun menjadi US$ 46,” kata Victor Shum, analis minyak dari Purvin & Gertz di Singapura. “Pasar masih tetap akan melihat data persediaan minyak mingguan.”
Pasar juga masih mewaspadai kapasitas produksi minyak selama beberapa bulan terakhir. Kapasitas produksi kini hanya mencapai satu persen di atas konsumsi yang mencapai 82,4 juta barel per hari.
AP/Grace - Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|