|
kinerja keuangan
Laporan Keuangan Semen Gresik Dinilai Wajar dengan Pengecualian
Jum'at, 12 November 2004 | 20:48 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Kantor Akuntan Publik Hadi Susanto dan Rekan memberikan status ‘wajar dengan pengecualian’ terhadap laporan keuangan konsolidasi PT Semen Gresik Tbk. tahun buku 2002 dan 2003.
Semula, laporan keuangan ini memperoleh status ‘tanpa pendapat’ (disclaimer). Dalam melakukan audit, Kantor Akuntan Publik Hadi Susanto dibantu PricewaterhouseCoopers.
“Penghitungan data telah selesai dan status laporan keuangan Semen Gresik menjadi wajar tanpa pengecualian,” kata Direktur Keuangan Semen Gresik Cholil Hasan, setelah melaporkan ke Bursa Efek Jakarta (BEJ). Cholil didampingi Direktur Keuangan PT Semen Padang Endang Irzal.
Ketika ditanya hasil audit lebih spesifik, Cholil dan Irzal meminta menunggu setelah dilaksanakannya rapat umum pemegang saham.
Dalam laporan keuangan setelah dilakukannya pencocokan, laba bersih konsolidasi Semen Gresik untuk tahun buku 2002 dan 2003 mengalami penurunan. Laba bersih Semen Gresik pada 2002 yang sebelumnya memperoleh opini ‘tanpa pendapat’ sebesar Rp 196 miliar, setelah dilakukan pencocokan menjadi Rp 151 miliar atau mengalami penurunan Rp 45 miliar.
Sedangkan laba bersih Semen Gresik tahun buku 2003 yang sebelumnya memperoleh opini ‘tanpa pendapat’ sebesar Rp 399 miliar, setelah dilakukannya pencocokan data menjadi Rp 378 miliar atau turun Rp 21 miliar.
Seperti diketahui, karena laporan keuangan anak perusahaan Semen Gresik, yakni PT Semen Padang dinilai tidak lengkap, maka laporan keuangan Semen Gresik konsolidasi tahun 2002 dan 2003 belum disetujui oleh para pemegang saham.
Menurut Cholil, penyesuaian data dilakukan karena beberapa transaksi pendukungnya tidak lengkap, sehingga ada pencocokan yang dibebankan menjadi biaya pada 2002 dan 2003.
Selain itu, audit dilakukan dengan keterbatasan beberapa dokumen yang belum ditemukan dengan tetap menjalankan prinsip kehati-hatian auditor.
Untuk audit tahun buku 2004, menurut Cholil, laporan keuangannya melanjutkan dari tahun sebelumnya. “Dengan melanjutkan data pada 2003, perseroan memproyeksikan, sampai akhir tahun ini laba bersih Semen Gresik akan mencapai Rp 400 miliar.
Sementara itu, Direktrur Utama BEJ Erry Firmansyah mengatakan, dengan selesainya hasil audit khusus tersebut, BEJ tidak melihat ada hal-hal yang bermasalah lagi. Bahkan, setelah melihat hasil audit kinerja Semen Gresik, kinerjanya terlihat membaik.
Namun, BEJ tetap meminta Semen Gresik melakukan paparan publik (public expose) setelah perseroan melakukan rapat umum pemegang saham yang menurut rencana akan dilaksanakan pada 30 November 2004.
Agenda rapat itu nanti akan meminta persetujuan pengesahan laporan keuangan 2002 dan 2003.
Yuliawati - Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|