Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

suspend saham

BEJ Hentikan Sementara Perdagangan Saham Tiga Emiten
Jum'at, 12 November 2004 | 19:44 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Bursa Efek Jakarta (BEJ) menghentikan sementara perdagangan saham (suspend
Penghentian sementara perdagangan saham Arona Binasejati, karena adanya kenaikan harga kumulatif saham sebesar 109,09 persen atau mengalami kenaikan Rp 600 dalam tempo kurang dari sebulan. Tercatat pada 13 Oktober 2004 harga saham sebesar Rp 550 menjadi Rp 1.150 pada 11 November 2004.

“BEJ perlu melakukan penghentian saham sementara dalam rangka cooling down selama dua sesi,” kata Yose Rizal, Kepala Divisi Pencatatan Sektor Riil, dalam siaran persnya.

Selain itu, penghentian sementara perdagangan saham Arona Binasejati, dilakukan sebagai upaya memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar mempertimbangkan informasi yang ada dalam pengambilan keputusan investasi di saham ini.

Sedangkan Panasia Indosyntex dan Panasea Filament Inti mengalami penghentian perdagangan saham sementara, karena belum terpenuhinya kewajiban membayar denda sebesar Rp 10 juta.

Kedua perusahaan ini sejak 27 Oktober 2004 dikenakan denda oleh BEJ karena melanggar peraturan bursa, yakni tidak melakukan paparan publik (public expose). BEJ mengenakan sanksi penghentian perdagangan saham sementara, bila sanksi denda tidak dibayar dalam jangka waktu 15 hari sejak sanksi diberikan.

Direktur Umum BEJ Erry Firmansyah mengatakan, BEJ akan terus melakukan pengawasan terhadap emiten yang diduga melakukan pelanggaran.

Di tempat terpisah, Direktur Umum BEJ Erry Firmansyah mengatakan, BEJ akan terus melakukan pengawasan terhadap emiten yang diduga melakukan pelanggaran.

Yuliawati - Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

RUPSLB Bakrie Sumatetra Plantations Setujui Right Issue
Bukit Asam Akan Tambah Produksi 2,5 Juta Ton
IHSG Naik 3,39 Poin pada Penutupan Perdagangan Siang
IHSG Rawan Profit Taking
“Industri Kaca Belum Butuh Proteksi”
Bank Dunia Revisi Target Pertumbuhan, Indeks Tembus 900
Investor Lakukan Aksi Jual Hadapi Libur Lebaran
IHSG Masih Diwarnai Profit Taking
Indeks Saham Gabungan Rawan Profit Taking
82 Saham Pindah ke Papan Utama BEJ
> selengkapnya...


Referensi

PP RI No. 12 Tahun 2004 Tentang Perubahan Atas PP No. 45 Tahun 1995 Tentang Penyelenggaraan Kegiatan Di Bidang Pasar Modal
PP RI No. 11 Tahun 2004 Tentang Penjualan Saham Pada Perusahaan Perseroan ( Persero ) PT. Adhi Karya
PP RI No. 70 Tahun 2000 Tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara RI Ke Dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT. Perusahaan Penerbangan Garuda Indonesia
> selengkapnya...

Website

Bursa Efek Jakarta


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Awa! Ranjau Paku di Sekitar Anda!
Pemerintah Anggarkan Dana Otonomi Khusus Rp 8 Triliun
Bayi Perempuan Matt Damon
Warga Pakistan Aniaya Perempuan
Pemekaran Tidak Serius Bebani Keuangan Negara

<< November,2004>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data