Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekbis

Menjelang Libur Lebaran Indeks Cenderung Terkoreksi
Jum'at, 12 November 2004 | 11:35 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Jakarta, Jumat (12/11), diperkirakan memiliki kecenderungan terkoreksi. Ini pengaruh dari para invesor mengantisipasi risiko ketidakpastian selama libur panjang. Selain itu, setelah Kamis (11/12) indeks mencapai level 925,185 atau mengalami kenaikan 6,472 poin dari perdagangan sebelumnya, pasar sudah mengalami kejenuhan.

"Indeks akan bergerak dikisaran 911-937. Kemungkinan koreksi akan terjadi mengingat pasar sudah jenuh,” kata Alfiansyah, Analis dari Sinar Mas Securitas. Oleh karenanya, indeks hari ini rawan aksi ambil untung (//profit taking//).

Dia menyarankan aksi jual saham-saham unggulan, dan aksi beli dapat dilakukan untuk saham-saham pertambangan dan alat berat yang memiliki potensi positif jangka panjang.

Adapun, Lien Che Wei, Analis Pasar Modal, mengatakan kenaikan indeks yang tinggi disebabkan beberapa faktor, yakni naiknya suku bunga Cina pertama kali sejak 10 tahun terakhir, iklim poltik dalam negeri yang membaik, dan keyakinan pasar modal luar negeri terhadap Indonesia. "Indonesia dianggap sebagai pasar modal terbaik di kawasan Asia," katanya. Inilah yang menyebabkan investor asing menanamkan modalnya dalam pasar modal nasional.

Dia menambahkan, penutupan perdagangan pekan ini akan mengalami koreksi, mengingat antisipasi investor dari ketidakpastian masa liburan Lebaran. Di masa mendatang, kata dia, akan ada kecenderungan indeks untuk menguat. Namun, ada masalah penting yang mempengaruhi pergerakan indeks, di antaranya konvensi Musyawarah Nasional Partai Golkar.

Yuliawati-Tempo News Room

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Kekayaan Bersih Aburizal Bakrie Rp 860 Miliar
Komisi Korupsi Umumkan Kekayaan Lima Menteri
PIAR Lapor Pemkot Kupang ke 30 Lembaga Anti Korupsi
Walikota Solo Diperiksa Polisi
Walikota Depok Diperiksa
IHSG Rawan Profit Taking
Indeks Sulit Menembus Titik Psikologis Baru
Tiga Pejabat Pemda Blitar Diduga Korupsi Rp 32 miliar.
Bupati Nabire : “Saya Siap Diperiksa”
Walikota Kupang Diduga Korupsi Rp 1,4 miliar Diadukan ke Kejaksaan.
> selengkapnya...


Referensi

Desentralisasi Korupsi Melalui Otonomi Daerah
Kasus Korupsi Prioritas Kerja 100 Hari Polri
Kejaksaan di Daerah Kurang Mendukung Upaya Pemberantasan Korupsi
Inpres No. 224 soal Abdullah Puteh
UU RI No. 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas UU No. 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi
PP RI No. 109 Tahun 109 Tahun 2000 Tentang Kedudukan Keuangan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah
> selengkapnya...

Website

Komisi Ombudsman Nasional
Pendapat tentang Pemberantasan Korupsi
Situs Resmi Komisi Pemberantasan Korupsi


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Yenny Wahid Bantah Klaim Yusril Didukung Gus Dur
Olimpiade Paralimpik Dibuka dengan Meriah
Christopher Terhenti di Final AS Terbuka
Marcos Senna, Terbaik La Liga Musim 2007/08
Mencontreng atau Mencoblos Ditentukan September Ini

<< November,2004>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data