Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

tarif khusus

Indonesia Akan Minta Tarif Khusus Tekstil
Kamis, 11 November 2004 | 22:56 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah Indonesia akan meminta penerapan tarif khusus terhadap tekstil dan produk tekstil (TPT) setelah pemerintah Amerika Serikat dan Uni Eropa memberlakukan penghapusan kuota tekstil mulai 1 Januari 2005.

Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu mengatakan, Indonesia akan meminta tarif khusus karena tidak ada kemungkinan lagi dilakukannya perpanjangan kuota ekspor TPT. “Penghapusan kuota ini tidak mungkin bisa diundur, karena itu sudah menjadi perjanjian Organisasi Perdagangan Dunia (WTO),” kata Mari.

Penetrapan tarif khusus itu sudah dilakukan beberapa negara penghasil TPT seperti Bangladesh dan Pakistan. Dengan mengacu pada penerapan tersebut, dia yakin, permintaan Indonesia itu bisa dipenuhi. “Kami bisa minta presensial tarif (tarif khusus) karena tarifnya masih tinggi,” ujarnya.

Namun demikian, Mari tidak bisa menjelaskan sampai pada tingkat berapa tarif khsusus itu akan diberikan karena setiap jenis tekstil maupun garmen mempunyai kualitas tersendiri, sehingga penerapan tarif khusus itu tidak bisa diberlakukan sama untuk semua produk.

Dengan tarif khusus, kata Mari, dapat menolong para pengusaha TPT karena produknya bisa mempunyai daya saing. Dia memberi contoh, produk Vietnam mempunyai pasar yang bagus setelah dilakukan perjanjian khusus dengan Amerika. Produk TPT Vietnam mendapat tarif khusus yang lebih rendah.

M Nafi - Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pemerintah Prioritaskan Tiga Program Ekonomi
Pemerintah Cina Bantu Pembangunan Jalur Ganda Kereta Api
Indonesia Minta Negara Maju Turunkan Bea Masuk Produk Pertanian
Ekspor Non-Migas Mencapai Rekor
Deregulasi Jadi Program 100 Hari Mari Pangestu
Pemerintah Susun Harmonisasi Tarif Impor


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< November,2004>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data