Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

kerja sama

Libya Ajak Indonesia Ikut Tender Blok Migas
Kamis, 11 November 2004 | 20:56 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Libya mengajak pengusaha-pengusaha minyak dan gas bumi (migas) Indonesia untuk ikut dalam tender-tender blok migas di negara. Libya yang kini sudah menjadi negara terbuka akan mengadakan tender terbuka dengan mengundang peserta-peserta dari negara lain.

Demikian hasil pertemuan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro dan putra Muammaar Khadafi, Faiz Al Islam Muammar Khadafi, di Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral, Jakarta.

Menurut Faiz, Libya akan melanjutkan bekerja sama dengan Indonesia di sektor migas. Rencananya kedua negara sepakat untuk saling berkontribusi, baik di kegiatan hulu maupun hilir migas.

“Kerja sama yang sudah terjalin pada era Presiden Megawati Soekarnoputri diharapkan akan terus berlanjut di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini,” kata Faiz.

Putra Khadafi ini bergharap kesepakatan tersebut tetap dijalankan dan kerja sama yang lebih rinci akan dibahas oleh tim dari kedua negara yang akan berbicara dalam waktu dekat.

Sebaliknya, Lybia juga berminat untuk berinvestasi dalam membangun kilang minyak di Indonesia. “Pembicaraan hari ini merupakan langkah pertama dalam kerja sama jangka panjang Indonesia dan Lybia,” katanya.

Sementara itu, Menteri Energi Purnomo mengatakan, sebelumnya kedua negara pernah sepakat untuk menjalin kerja sama imbal dagang dengan menukar komoditas pertanian dengan 50 ribu barel minyak per hari. Ketika itu tim dipimpin Menteri Perindustrian dan Perdagangan Rini M.S. Soewandi. Namun, hingga saat ini belum jelas kelanjutan kerja sama itu.

Dara Meutia Uning b>- Tempo


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Kasus Karaha Bodas Harus Dilihat Secara Proporsional
Kasus Karaha Bodas Dilaporkan Ke KPK
Investor Hanya Minati 12 Blok Migas
Pertamina Akan Menaikkan Cadangan BBM
Presiden Akan Resmikan FPSO Belanak
KPK akan Supervisi Kasus Audit Departemen Energi
WALHI Gugat Newmont
Purnomo Serahkan Kasus Korupsi Pada Hukum
Purnomo Perkirakan Harga BBM 2004 Tidak Naik
Subsidi BBM dan Listrik Tidak Mungkin Dicabut Tahun Ini
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< November,2004>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data