Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

penutupan pabrik pupuk

Pemerintah Akan Tutup Sementara PT Pupuk Kaltim
Rabu, 10 November 2004 | 17:54 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Perindustrin Andung A. Nitimihardaja mengatakan, pemerintah ada kemungkinan akan menutup sementara waktu salah satu dari dua pabrik milik PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim).

Penutupan ini dilakukan untuk menolong menghidupkan kembali PT ASEAN Aceh Fertilizer (AAF).

Menurut Andung, dengan ditutupnya salah satu pabrik milik Pupuk Kaltim itu diharapkan pasokan gas bisa dialihkan ke AAF. Jika kebutuhan perusahaan pupuk itu tercukupi, maka perusahaan patungan negara-negara ASEAN tersebut bisa berjalan kembali. “Yang penting, AAF bisa hidup kembali,” kata Andung.

Meskipun demikian, Andung menegaskan, penutupan sementara Pupuk Kaltim itu hanya merupakan salah satu opsi yang ditawarkan pemerintah. Karena itu, bisa saja bukan opsi ini yang akan diambil.

Menteri Perindustrian dalam waktu dekat akan mengumpulkan para pelaku industri pupuk untuk meminta masukan langkah apa yang seharusnya dilakukan pemerintah. “Saya akan kumpulkan semua, bagaimana persisnya,” kata Andung.

Sedangkan berkaitan dengan keadaan mesin-mesin pabrik AAF, Andung mengatakan, Departemen Perindustrian akan bekerja sama dengan Kementerian Riset dan Teknologi untuk memeriksa kondisinya.

Seperti diketahui, pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri, melalui sidang kabinet beberapa waktu lalu, telah memutuskan untuk menutup pabrik AAF. Namun, pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tampaknya bertekad untuk menghidupkan kembali pabrik tersebut.

Sebelumnya, pemerintah juga telah menawarkan dua opsi, yakni melakukan penjadwalan kembali ekspor gas alam cair dari lapangan gas Arun dan Bontang. Saat ini produsen gas alam cair di Indonesia ada dua, yakni lapangan Arun di Lhoksumawe, dan Badak di Bontang. Gas Arun digunakan untuk memasok gas ke AAF dan PT Pupuk Iskandar Muda (PIM). Sedangkan Badak memasok ke Pupuk Kaltim.

Opsi lainnya adalah melakukan pertukaran (swap) antara pasokan gas untuk Pupuk Kaltim dengan AAF. Dengan opsi ini pasokan untuk Pupuk Kaltim akan dikurangi. Dampaknya, salah satu dari lima pabrik milik Pupuk Kaltim harus ditutup.

Muchamad Nafi - Tempo




INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Ada Permainan dalam Penerapan SNI


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< November,2004>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data